News  

Tragis! Lansia 83 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Ponjong, Terungkap setelah Anak Curiga Bau Menyengat

Ilustrasi Lansia Meninggal di Rumahnya/Foto: Chat GPT

bernasnews– Peristiwa memilukan terjadi di Dusun Wonodoyo, RT 04/08, Kalurahan Sumbergiri, Kapanewon Ponjong, pada Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Seorang lansia perempuan bernama MRSM (83), yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan berstatus janda, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dalam kondisi mengenaskan.

Penemuan jenazah korban bermula dari kecurigaan anaknya, Enik Margiyani (44), yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah sang ibu.

Rasa khawatir pun mendorongnya untuk segera memastikan kondisi tersebut. Tanpa menunda waktu, Enik meminta bantuan perangkat desa setempat untuk bersama-sama memeriksa rumah korban.

Saat mereka memasuki rumah, mereka menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur. Kondisi tubuh korban sudah tidak bernyawa dan menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang cukup parah.

Kapolsek Ponjong, Kompol Hendra Prastawa, menjelaskan bahwa saksi segera memanggil warga sekitar setelah memastikan kondisi korban. Warga yang berdatangan turut menyaksikan kondisi tersebut sebelum akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian itu kepada kepolisian dan Puskesmas Ponjong I.

Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Jumat (24/4/2026). Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum penemuan jenazah.

Tim medis dari Puskesmas Ponjong I yang dipimpin oleh dr. Kuncoro, M.Kes segera melakukan pemeriksaan terhadap jenazah di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari empat hari.

Petugas dari Polsek Ponjong bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, keluarga langsung memakamkan jenazah korban.

Peristiwa lansia meninggal di rumahnya ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri. (ef linangkung)