bernasnews – Penggerebekan sebuah tempat penitipan anak (daycare) bernama Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Jumat (24/4) menjadi sorotan publik.
Aparat dari Satreskrim Polresta Yogyakarta turun langsung ke lokasi setelah muncul dugaan kuat adanya tindak kekerasan, diskriminasi, hingga penelantaran terhadap anak-anak balita yang dititipkan di sana.
Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan kini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.
Dugaan Kekerasan
Penggerebekan dilakukan pada Jumat sore oleh jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta. Langkah ini diambil setelah adanya indikasi serius bahwa pengelola daycare diduga melakukan perlakuan tidak layak terhadap anak-anak.
Dugaan tersebut mencakup tindakan diskriminatif hingga unsur pembiaran terhadap kondisi anak, yang berpotensi mengarah pada tindak pidana penganiayaan maupun penelantaran. Berdasarkan informasi awal yang beredar, aparat langsung memasang garis polisi (police line) di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dan belum memberikan keterangan resmi secara rinci. Namun, perkembangan terbaru dijanjikan akan segera disampaikan kepada publik.
Viral di Media Sosial, Kasus Terungkap dari Threads
Kasus ini pertama kali mencuat setelah sebuah unggahan di platform Threads menjadi viral. Akun dengan nama pengguna veronicarosita_ memposting situasi di lokasi daycare pada Jumat, 24 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Unggahan tersebut berbunyi:
“Daycare lt a**h daerah Sorosutan Umbulharjo rame bgt, sampe ada police line nya Bunda bundii adakah yg tau kenapa, ada kasus apa?”
Postingan ini langsung menarik perhatian warganet. Hingga pukul 22.49 WIB, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 471 komentar dan lebih dari 1.000 tanda suka.
Di kolom komentar, sejumlah pengguna mulai membagikan informasi tambahan, termasuk tautan ke lokasi daycare di Google Maps serta ulasan (review) yang menampilkan foto pemasangan garis polisi di tempat tersebut.
Lokasi Daycare dan Dugaan Praktik Kekerasan
Daycare Little Aresha diketahui beralamat di Jalan Pakel Baru Utara No.3, Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tempat ini sebelumnya terdaftar di Google Maps, namun informasi terkait lokasi tersebut sempat menjadi sorotan setelah muncul berbagai ulasan negatif.
Beberapa anak balita yang dititipkan di daycare tersebut diduga menjadi korban kekerasan oleh pengasuh. Selain itu, muncul pula dugaan bahwa anak-anak diperlakukan secara diskriminatif dan tidak mendapatkan pengasuhan yang layak.
Bukti awal yang beredar di media sosial berupa foto-foto dan ulasan memperkuat kecurigaan publik terhadap adanya praktik yang tidak sesuai standar dalam pengelolaan tempat penitipan anak tersebut.
Ramainya pencarian tentang daycare Little Aresha itu bermula dari beredarnya informasi dugaan kekerasan terhadap anak. Informasi tersebut kemudian viral setelah diunggah di Threads pada Jumat malam.
Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, lokasi daycare masih dapat diakses melalui Google Maps dan mulai dipenuhi ulasan dari warganet. Dalam waktu singkat, foto pemasangan police line di lokasi tersebar luas.
Pada sore harinya, aparat kepolisian telah lebih dulu melakukan penggerebekan dan mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Saat ini, anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta masih terus bekerja mengusut kasus tersebut. Fokus penyelidikan mencakup pengumpulan bukti, pemeriksaan saksi, serta pendalaman dugaan tindak pidana yang terjadi di dalam daycare.
Pihak kepolisian juga belum menutup kemungkinan adanya korban lebih dari satu, mengingat jumlah anak yang dititipkan di tempat tersebut cukup banyak.
Publik diimbau untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya para orang tua yang mempercayakan anaknya pada layanan penitipan. Dugaan kekerasan terhadap balita menjadi isu sensitif yang menuntut penanganan serius.
Selain itu, peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap lembaga penitipan anak serta perlunya standar operasional yang ketat untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan anak.
Pemeriksaan lanjutan terhadap daycare Little Aresha Jogja diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memberikan keadilan bagi korban. (anp)












