bernasnews – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA dan SMK secara online.
Bagi para siswa yang mau mengikuti SPMB jenjang SMA atau SMK Negeri, cek informasi penting link pendaftaran, tahapan maupun jadwalnya.
Program ini ditujukan bagi calon peserta didik baru di Jawa Timur dengan sistem yang dirancang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Pendaftaran dilakukan bertahap mulai 11 Juni hingga 4 Juli 2026, dengan lima jalur seleksi yang bisa dipilih sesuai kriteria masing-masing peserta.
Sistem SPMB Jatim 2026 dan Jalur Pendaftaran
SPMB Jatim 2026 menghadirkan lima jalur penerimaan yang memberikan kesempatan merata bagi seluruh calon siswa. Jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi, mutasi orang tua/wali, prestasi hasil lomba, dan nilai prestasi akademik.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi spmb.jatimprov.go.id. Peserta dapat memilih jalur sesuai kondisi dan kriteria yang dimiliki, serta mengikuti tahapan yang telah ditentukan.
Jadwal Tahapan Pendaftaran SPMB Jatim 2026
Proses seleksi SPMB Jawa Timur dibagi dalam empat tahap utama berdasarkan jalur penerimaan:
Tahap Pertama: Jalur Domisili SMA/SMK (11–15 Juni 2026)
Jalur domisili diperuntukkan bagi calon siswa yang berdomisili sesuai rayon berdasarkan alamat pada Kartu Keluarga.
Kuota yang disediakan:
- SMA: 20 persen
- SMK: 10 persen
Tahap Kedua: Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi Lomba (17-23 Juni 2026)
Tahap ini mencakup tiga jalur sekaligus dengan rincian kuota sebagai berikut:
Jalur Afirmasi:
- SMA: 30 persen
- ADEM: 13 persen
- Keluarga tidak mampu: 7 persen
- Anak buruh keluarga tidak mampu: 5 persen
- Penyandang disabilitas: 5 persen
- SMK:
- ADEM: 7 persen
- Anak buruh keluarga tidak mampu: 5 persen
- Penyandang disabilitas: 3 persen
Jalur Mutasi Orang Tua/Wali:
- Total kuota: 5 persen
- Mutasi tugas: 3 persen
- Anak guru/tenaga kependidikan: 2 persen
Jalur Prestasi Hasil Lomba:
- Total kuota: 5 persen
- Akademik: 2 persen
- Nonakademik (termasuk ketua OSIS/MPK/kepanduan dan penghafal kitab suci): 3 persen
Selain itu, terdapat kebijakan khusus berupa Golden Ticket bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, masing-masing 1 kursi di setiap SMA/SMK.
Tahap Ketiga: Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA (24-29 Juni 2026)
Jalur ini menggunakan gabungan nilai rapor semester 1-5 serta nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi lulusan 2026, atau indeks sekolah asal untuk lulusan sebelumnya.
Kuota:
- SMA: 25 persen
Tahap Keempat: Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK (30 Juni–4 Juli 2026)
Seleksi pada tahap ini juga menggunakan kombinasi nilai rapor dan indikator akademik lainnya.
Kuota:
- SMK: 65 persen
Tahapan Lengkap Pendaftaran SPMB Jatim 2026
Calon peserta wajib mengikuti serangkaian proses sebelum dinyatakan diterima. Berikut alur pendaftarannya:
1. Memahami Ketentuan SPMB
Peserta harus mempelajari syarat, prosedur, dan ketentuan masing-masing jalur melalui situs resmi spmb.jatimprov.go.id agar tidak terjadi kesalahan saat pendaftaran.
2. Verifikasi Nilai Rapor
Nilai rapor semester 1 hingga 5 harus diverifikasi oleh sekolah asal (SMP/MTs/sederajat) sebagai dasar seleksi, khususnya untuk jalur prestasi akademik.
3. Pengambilan PIN
Peserta wajib mengambil PIN sebagai akses untuk melakukan registrasi. PIN ini menjadi identitas penting selama proses pendaftaran berlangsung.
4. Pendaftaran Online
Setelah semua tahapan awal selesai, peserta dapat melakukan pendaftaran sesuai jadwal jalur yang dipilih. Data yang diinput harus sesuai dan valid. Setelah selesai, peserta diwajibkan mencetak bukti pendaftaran sebagai dokumen resmi.
SPMB Jawa Timur 2026 dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Sistem seleksi berbasis jalur ini memastikan setiap calon siswa memiliki kesempatan yang sama, baik melalui domisili, kondisi ekonomi, perpindahan orang tua, prestasi, maupun kemampuan akademik.
Dengan sistem berbasis online, proses seleksi diharapkan lebih transparan dan dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat.
Calon peserta didik diimbau untuk mencermati jadwal setiap tahap dan tidak melewatkan proses penting seperti verifikasi rapor dan pengambilan PIN. Kesalahan kecil dalam pengisian data dapat berdampak pada hasil seleksi.
Selain itu, peserta disarankan memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi dan peluang masing-masing agar peluang diterima semakin besar. (anp)












