bernasnews— Warga Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta geger dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam rumahnya pada Sabtu sore (18/4/2026).
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat terkait dugaan penemuan jenazah di lokasi tersebut. Tim dari Polsek Umbulharjo langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah rumah milik korban yang beralamat di wilayah Muja Muju UH, RT 043, RW 012, Kecamatan Umbulharjo. Laporan pertama datang dari seorang warga berinisial M (49).
Korban berinisial BEP (61), seorang warga setempat yang tinggal seorang diri. Sementara itu, saksi kunci dalam peristiwa ini adalah Bimo (49), tetangga korban yang pertama kali mencurigai adanya kejanggalan.
Kronologi kejadian bermula sejak Kamis, ketika Bimo menyadari bahwa korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Kecurigaan tersebut semakin kuat ketika hingga Sabtu sore korban tetap tidak terlihat keluar rumah.
Situasi menjadi semakin mencurigakan saat Bimo mencium bau menyengat yang berasal dari arah rumah korban. Tidak tinggal diam, Bimo kemudian melaporkan temuannya kepada Ketua RT setempat.
Sekitar pukul 17.00 WIB, mereka bersama-sama mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi tersebut. Saat mendekati rumah korban, mereka mendapati gerbang dalam kondisi terkunci, tapi pintu rumah dalam keadaan terbuka.
Bau menyengat yang semakin kuat serta banyaknya lalat yang berkerumun di sekitar rumah semakin menguatkan dugaan adanya sesuatu yang tidak beres. Dengan penuh kehati-hatian, Bimo bersama Ketua RT dan beberapa warga mencoba melihat ke dalam rumah dari arah pagar.
Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban sudah tergeletak dalam posisi telungkup di dalam rumah dan dikerubungi lalat.
Meski penemuan ini sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, pihak keluarga korban telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyampaikan bahwa mereka tidak menghendaki autopsi terhadap jenazah korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana. Sementara itu, warga sekitar sebaiknya tetap tenang dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap tetangga yang tinggal sendiri.
Penemuan mayat di Umbulharjo ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang pentingnya komunikasi dan kepedulian antarwarga, sehingga kejadian serupa dapat terdeteksi lebih dini dan ditangani dengan cepat. (ef linangkung)











