News  

Truk Bermuatan Obat Nyamuk Terperosok di Jalur Licin Dlingo Bantul, Sopir Selamat tanpa Luka

Truk boks kuning terperosok di pinggir jalan jalur Dlingo. (Ist)
Truk boks kuning terperosok di pinggir jalan jalur Dlingo. (Ist)

bernasnews – Sebuah truk boks bermuatan obat nyamuk mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kaliurang, wilayah Dlingo, Bantul, pada Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB.

Kendaraan tersebut tergelincir keluar jalur akibat kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan serta medan jalan yang menurun dan menikung tajam.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi bahwa truk bernomor polisi E-8474-AW tersebut dikemudikan oleh TY (48), warga Karangtengah, Tuntang, Kabupaten Semarang. Pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

“Kendaraan melaju dari arah Bantul menuju Wonosari. Saat melintasi lokasi dengan kondisi jalan menurun, menikung, dan licin karena hujan, pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraannya,” ujar Iptu Rita Hidayanto dalam keterangan resminya.

Kronologi dan Kondisi Muatan

Truk berwarna kuning tersebut mengangkut muatan obat nyamuk merek Vape seberat kurang lebih 4 ton.

Rencananya, logistik tersebut akan dikirimkan menuju wilayah Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, truk keluar dari badan jalan dan terperosok ke sisi jalan.

Faktor cuaca dan minimnya penerangan di kawasan tersebut diduga menjadi penyebab tambahan kecelakaan.

Kurangnya jarak pandang dan penguasaan medan jalan yang ekstrem membuat kendaraan sulit dikendalikan saat ban kehilangan traksi di permukaan aspal yang basah.

Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini mengakibatkan kerusakan fisik pada unit kendaraan. Bagian bak atas truk dilaporkan mengalami kerusakan signifikan, sementara kaca bagian depan pecah.

Total kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Evakuasi dan Imbauan Kepolisian

Petugas kepolisian segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas. Upaya evakuasi kendaraan juga dilakukan guna memastikan jalur tetap dapat dilalui dan mencegah terjadinya kecelakaan beruntun di titik yang sama.

Pihak Polres Bantul mengeluarkan imbauan kepada para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur perbukitan, terutama di wilayah Dlingo.

Pengendara diminta untuk menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca dan memastikan kondisi fisik kendaraan sebelum memulai perjalanan.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal. Kejadian ini menambah catatan kewaspadaan bagi pengendara yang melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah perbukitan Bantul saat malam hari dan kondisi hujan. (Eln)