News  

Tragedi di Banguntapan Bantul: Misteri Kematian Mr X Terungkap dari Kamar Kos Terkunci

Tragedi di Banguntapan/Foto: Polres Bantul

bernasnews– Warga Dusun Babadan menemukan seorang pria tanpa identitas tergeletak tak bernyawa di dalam kamar kosnya. Tragedi di Banguntapan ini terjadi pada Selasa malam, 14 April 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian segera bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga. Aparat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Tragedi di Banguntapan

Peristiwa ini bermula dari aktivitas yang terlihat biasa saja. Berdasarkan keterangan saksi bernama Tego, pada pukul 07.00 WIB korban sempat terlihat keluar dari kamar kosnya. Korban berjalan menuju warung untuk membeli rokok, lalu menuju sisi timur bangunan kos untuk menghisap rokok tersebut.

Tak ada yang mencurigakan dari gerak-gerik korban saat itu. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 08.00 WIB, para penghuni kos lainnya meninggalkan tempat tinggal mereka untuk bekerja sebagai tukang rosok. Sejak saat itu, tidak ada lagi yang melihat aktivitas korban.

Hingga malam hari, suasana kos tetap sepi. Namun, sekitar pukul 23.15 WIB, seorang penghuni kos bernama Sumiyati mulai merasa curiga. Ia memperhatikan kamar korban yang terkunci rapat tanpa tanda-tanda aktivitas sejak pagi.

Rasa penasaran mendorong Sumiyati untuk mengetuk pintu kamar korban. Namun, tidak ada jawaban. Ia kemudian memanggil Tego untuk membantu memastikan kondisi tersebut. Keduanya akhirnya memutuskan membuka kamar korban.

Saat pintu terbuka, pemandangan mengejutkan langsung terlihat. Korban tergeletak di dalam kamar dalam kondisi tubuh sudah membengkak. Dugaan kuat mengarah bahwa korban telah meninggal dunia sejak beberapa waktu sebelumnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Tego segera memanggil warga sekitar. Setelah memastikan korban telah meninggal dunia, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Banguntapan.

“Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi. Tim melakukan serangkaian langkah cepat, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pendataan saksi, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya.

Polres Bantul juga menggandeng tim medis dari PMI Bantul serta tim identifikasi untuk menangani kasus ini secara menyeluruh. Selanjutnya, petugas membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan Korban Meninggal Lebih dari 12 Jam

Berdasarkan keterangan dari petugas PMI Bantul, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Kondisi tubuh yang membengkak menguatkan dugaan tersebut.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas korban. Hingga saat ini, tim INAFIS Polres Bantul masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa sebenarnya pria tersebut serta penyebab kematiannya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kematian yang terjadi secara diam-diam di tengah permukiman padat menunjukkan bahwa tragedi bisa terjadi tanpa disadari siapa pun.

Polisi terus mendalami tragedi di Banguntapan ini dengan mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan. Iptu Rita Hidayanto menegaskan bahwa pihaknya akan mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematian secara pasti.

Hingga berita ini diturunkan, misteri kematian Mr X di kamar kos Banguntapan masih menyelimuti warga dengan rasa duka dan tanda tanya. (ef linangkung)