News  

Viral Siswa Ujian di Kelas Rusak, SDN Bendungan 2 Gunungkidul Beri Penjelasan

Kondisi ruang kelas SDN Bendungan 2. (Ist)

bernasnews — Video yang menampilkan kondisi ruang kelas di SDN Bendungan 2, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat bagian plafon ruang kelas yang terbuka saat digunakan siswa untuk kegiatan ujian praktik.

Unggahan dari akun Instagram @fokusgunungkidul memperlihatkan kondisi ruang kelas 6 dengan bagian atap yang tampak terbuka dan struktur penyangga yang terlihat.

Konten tersebut memicu respons dari masyarakat terkait aspek keselamatan siswa.

Penjelasan Pihak Sekolah

Kepala SDN Bendungan 2 Karangmojo, Suharto, membenarkan adanya kerusakan pada bagian plafon ruang kelas.

Ia menyebut kerusakan terjadi pada dudukan eternit akibat rembesan air hujan dalam jangka waktu lama.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan kejadian baru dan sudah ada sebelum dirinya menjabat pada 2023.

“Kerusakannya hanya pada bagian plafon saja, tepatnya dudukan eternit. Kalau rusaknya karena rembesan air, tapi itu sudah terjadi sebelum saya menjabat,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Ia juga menjelaskan bahwa ruang kelas masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, termasuk ujian praktik yang diikuti 10 siswa kelas 6.

Pihak sekolah memastikan struktur utama bangunan tidak mengalami kerusakan dan dinilai masih aman untuk digunakan.

Perbaikan Menggunakan Dana BOS

Sekolah menyatakan bahwa kondisi plafon yang terlihat terbuka merupakan bagian dari proses perbaikan yang sedang berlangsung.

Perbaikan dilakukan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dalam proses tersebut, plafon lama telah dilepas dan diganti dengan material baru, namun belum seluruhnya terpasang.

“Kalau di media sosial terlihat dibongkar, itu memang karena sedang dalam perbaikan. Plafonnya sudah baru, hanya memang belum terpasang eternitnya,” kata Suharto.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran serta prioritas kebutuhan sekolah.

Respons Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi tersebut.

Ia menegaskan bahwa dinas segera menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan lapangan melalui bidang terkait.

“Saya sudah perintahkan bidang SD untuk mengecek,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lokasi serta menilai tingkat keamanan ruang kelas yang masih digunakan siswa.

Perhatian terhadap Infrastruktur Sekolah

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi fasilitas pendidikan di daerah.

Meskipun pihak sekolah menyatakan ruang kelas masih aman, evaluasi menyeluruh tetap diperlukan untuk memastikan keselamatan siswa selama kegiatan belajar berlangsung.

Proses perbaikan yang sedang berjalan diharapkan dapat segera diselesaikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman, terutama bagi siswa yang tengah menjalani ujian. (Eln)