Cara Mengubah Desil Bansos 2026 Secara Online dan Offline, Ini Panduan Lengkap dari Kemensos

Ilustrasi cara mengubah desil bansos Kemensos.(Pixabay.com)

bernasnews – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memperbarui kriteria desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) per Februari 2026.

Kebijakan ini menjawab kebutuhan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran, khususnya untuk program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Masyarakat yang merasa tidak sesuai dengan kategori desilnya kini dapat mengajukan perubahan, baik secara online melalui aplikasi maupun offline lewat pemerintah desa atau kelurahan.

Pembaruan Kriteria Desil DTSEN 2026: Siapa yang Berhak Bansos?

Mengacu pada pembaruan dari Kemensos, klasifikasi desil dalam DTSEN kini dibagi menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Perubahan ini mulai berlaku sejak Triwulan I tahun 2026 dan bertujuan menyaring penerima bansos secara lebih akurat.

Adapun pembagian kategori desil adalah sebagai berikut:

  • Desil 1: Sangat miskin
  • Desil 2: Miskin
  • Desil 3-4: Rentan atau rawan miskin
  • Desil 5-10: Masyarakat mampu

Kelompok desil 1 hingga 4 umumnya menjadi prioritas penerima bantuan sosial, sementara desil 5 ke atas tidak termasuk kategori penerima bansos.

Cara Mengubah Desil Secara Online Lewat Aplikasi Cek Bansos

Perubahan desil kini bisa diajukan secara mandiri melalui aplikasi resmi dari Kemensos, yaitu Cek Bansos. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

  1. Unduh dan Daftar Akun
    Install aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store. Setelah itu, buat akun menggunakan NIK dan nomor KK.
  2. Proses Verifikasi
    Lakukan swafoto dengan KTP untuk proses validasi identitas. Tunggu hingga verifikasi email dari Kemensos selesai.
  3. Ajukan Usul Sanggah
    Masuk ke aplikasi, pilih menu “Usul Sanggah” atau “Daftar Usulan”, kemudian klik “Tambah Usulan”.
  4. Perbarui Data Kondisi Ekonomi
    Isi data kondisi rumah secara jujur dan unggah foto terbaru yang mencerminkan keadaan ekonomi saat ini.
  5. Tunggu Verifikasi Lapangan
    Setelah pengajuan dikirim, petugas pendamping sosial akan melakukan survei langsung ke rumah untuk memastikan data sesuai kondisi riil.

Cara Mengubah Desil Secara Offline Melalui Kelurahan atau Desa

Selain secara online, masyarakat juga dapat mengajukan perubahan desil secara langsung melalui kantor desa atau kelurahan setempat. Berikut prosedurnya:

  • Datang ke kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK.
  • Temui operator yang bertugas untuk mengajukan perubahan data melalui sistem SNG atau DTKS.
  • Sampaikan kondisi ekonomi yang sebenarnya agar mendapatkan rekomendasi perbaikan desil.
  • Data akan diverifikasi melalui Dukcapil dan dilanjutkan dengan survei lapangan oleh petugas sosial.

Perlu diketahui, perubahan desil tidak dapat dilakukan langsung melalui situs KIP, melainkan harus melalui pembaruan data di DTKS atau Dapodik.

Cara Mengecek Desil dan Status Penerima Bansos 2026

Masyarakat juga dapat mengecek kategori desil dan status penerima bansos dengan dua cara, yakni melalui situs resmi Kemensos dan aplikasi.

1. Melalui Situs Resmi Kemensos

  • Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan data wilayah lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan)
  • Isi nama sesuai KTP
  • Masukkan kode captcha
  • Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos”
  • Login atau registrasi akun
  • Pilih menu “Cek Bansos”
  • Masukkan data wilayah dan nama lengkap
  • Isi kode verifikasi
  • Klik “Cari Data” dan lihat hasilnya di layar

Hasil pencarian akan menampilkan informasi lengkap, mulai dari nama penerima, usia, jenis bantuan, status kepesertaan, hingga periode pencairan bansos.

Proses Verifikasi Jadi Kunci Penentuan Desil

Perubahan desil tidak bersifat instan karena harus melalui sejumlah tahapan penting. Setelah pengajuan dilakukan, data akan diverifikasi oleh petugas, baik melalui sistem administrasi Dukcapil maupun survei langsung di lapangan. Hal ini bertujuan memastikan bahwa data yang diajukan benar-benar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Kemensos mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang jujur dan akurat saat mengajukan perubahan data. Kejujuran menjadi faktor utama agar bantuan sosial dapat tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

Dengan adanya pembaruan sistem ini, pemerintah berharap distribusi bansos di tahun 2026 semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau kelompok masyarakat paling rentan secara optimal. (anp)