News  

Kunjungan Wisata Gunungkidul Capai 234 Ribu saat Lebaran, Pemkab Evaluasi TPR dan Sistem Retribusi

Bupati Endah memantau sejumlah TPR menuju kawasan pantai Gunungkidul. (Ist)

bernasnews – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mencatat total kunjungan wisatawan mencapai 234 ribu orang selama periode libur Lebaran hingga akhir Maret 2026.

Lonjakan ini menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi pantai di wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di tengah peningkatan tersebut, pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek layanan, termasuk sistem Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) dan infrastruktur pendukung.

Evaluasi TPR dan Kondisi Infrastruktur

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sekitar delapan titik TPR di jalur menuju kawasan wisata.

Hasil pemantauan menunjukkan perlunya penataan ulang sejumlah pos TPR agar lebih representatif dan sesuai standar pelayanan publik.

Beberapa pos dinilai masih sederhana dan kurang mendukung kenyamanan wisatawan.

Selain itu, kondisi akses jalan menuju destinasi wisata juga menjadi perhatian. Di sejumlah titik seperti kawasan TPR Banjarrejo, jalan sempit menyebabkan kepadatan lalu lintas.

Minimnya penerangan jalan juga dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama pada malam hari.

Keluhan Retribusi Ganda

Salah satu isu yang menjadi fokus evaluasi adalah keluhan wisatawan terkait retribusi ganda.

Sejumlah pengunjung yang masuk melalui kawasan Parangtritis mengaku harus membayar tiket lebih dari satu kali saat menuju destinasi di Gunungkidul.

Kondisi tersebut dinilai memengaruhi kenyamanan wisatawan dan menjadi perhatian pemerintah daerah.

Koordinasi Lintas Wilayah

Pemkab Gunungkidul telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membahas permasalahan tersebut.

Langkah ini bertujuan menyusun kebijakan bersama guna menyederhanakan sistem retribusi serta menghindari tumpang tindih tarif antarwilayah.

Peningkatan Layanan Wisata

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek.

Pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan kualitas layanan wisata secara menyeluruh, termasuk pembenahan infrastruktur dan manajemen arus pengunjung.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Gunungkidul berharap dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan serta menjaga daya tarik destinasi wisata di wilayahnya.

Lonjakan kunjungan selama Lebaran 2026 menjadi salah satu indikator penting bagi pengembangan sektor pariwisata, sekaligus dasar evaluasi untuk perbaikan layanan ke depan. (Eln)