News  

16.252 Kendaraan Masuk Yogyakarta hingga Siang Hari, Kemacetan Parah Terjadi di Sejumlah Ruas Jalan

Kondisi kemacetan di lingkar Kridosono Yogyakarta saat lonjakan kendaraan. (Eln)

bernasnews — Arus kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta meningkat tajam hingga tengah hari, memicu kemacetan di berbagai ruas jalan utama.

Data Direktorat Lalu Lintas Polda DIY mencatat sebanyak 16.252 kendaraan masuk ke kota, sementara 12.177 kendaraan keluar pada Selasa, 24 Maret 2026.

Kasubdit Kamsel Dirlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, menyampaikan bahwa lonjakan volume kendaraan menjadi faktor utama kepadatan lalu lintas.

Titik Kemacetan di Pusat Kota

Kemacetan terpantau terjadi di sejumlah ruas strategis, antara lain:

  • Jalan Doktor Sutomo
  • Jalan Trimo
  • Jalan Suroto
  • Kawasan Kridosono
  • Jalan Abu Bakar Ali
  • Jalan Mataram
  • Jalan Malioboro
  • Jalan Mangkubumi
  • Jalan Gandekan
  • Jalan Ahmad Dahlan
  • Jalan Bhayangkara

Kondisi paling padat dilaporkan terjadi di kawasan Kertosono, Kotabaru, di mana kendaraan sempat tidak bergerak dalam waktu tertentu.

Distribusi Kendaraan Masuk

Beberapa titik pintu masuk kota mencatat volume kendaraan yang cukup tinggi:

  • Simpang Arjawinangun: 850 kendaraan
  • Simpang Pasar Telo: 4.572 kendaraan
  • Simpang B Mojo: 10.830 kendaraan
  • Simpang Maguwo: 5.945 kendaraan

Arus Kendaraan Keluar

Sementara itu, arus kendaraan keluar juga cukup tinggi di beberapa titik:

  • Simpang Demangan: 7.057 kendaraan
  • Simpang Sugeng Jeroni: 5.120 kendaraan
  • Simpang Jambi: 11.500 kendaraan

Upaya Penguraian Kemacetan

Petugas lalu lintas telah melakukan pengaturan di sejumlah titik untuk mengurai kepadatan. Namun, tingginya volume kendaraan membuat kondisi lalu lintas masih padat di berbagai lokasi.

Kepadatan juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat di kawasan pusat kota, khususnya area wisata dan perdagangan seperti Malioboro.

Pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif dan memantau kondisi lalu lintas sebelum memasuki pusat kota guna menghindari titik-titik kemacetan terparah.

Dengan meningkatnya mobilitas kendaraan, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan di tengah kondisi jalan yang padat dan dinamis. (Eln)