bernasnews — Dalam rangka menyambut Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman akan mengupayakan pengendalian dan pengamanan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Sleman.
Upaya tersebut berupa membangun dua posko yaitu di Tempel dan Posko Terpadu kolaborasi dengan Polresta Sleman dan di TWC Prambanan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman Heri Kuntadi, A.M.P.T kepada media saat Jumpa Pers, di Pendopo Rumah Bupati Sleman, pada Kamis (12/3/2026).
Menurut Heri, upaya yang dilakukan oleh Dishub tujuannya agar menciptakan kelancaran berlalulintas dan keselamatan mulai dari tanggal 14 Maret 2026 sampai sesudah lebaran, dengan survey jalan untuk menentukan jalur alternatif yang akan digunakan termasuk kondisi jalan dan rambunya.
Juga bagaimana upaya untuk menjalin keselamatan lalu lintas dengan melaksanakan uji kelaikan kendaraan naik secara rutin ataupun pelaksanaan racek bagi angkutan umum, bus pariwisata ataupun Jeep wisata agar bisa dijamin keselamatannya.
“Dinas Perhubungan bekerjasama dengan berbagai pihak dan beberapa steakholder dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, kepolisian dan lainnya demi kelancaran dengan melaksanakan management lalu lintas untuk kelancaran arus mudik lebaran,” ujar Heri.
Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa puncak arus mudik diperkirakan di tanggal 14 dan 18 Maret 2026. Sedangkan untuk arus balik di antara tanggal 24 – 29 Maret 2026 sehingga pelaksanaan pendirian Posko akan dimulai dari tanggal 14 – 29 Maret 2026.
Guna membantu kelancaran arus lalu lintas dan menghindari kemacetan di jalan utama, maka dibuka 7 jalur alternatif dari Prambanan bisa belok ke kiri lewat Piyungan kalau dari timur tembus ke jalan Wonosari.
Sementara kalau arah menuju ke Magelang/ Semarang bisa ambil arah yang ke kanan di Proliman Bogem. Apabila dari arah Purworejo di Klangon ambil kiri menuju ke Tempel.
“Untuk malam hari kami juga terus mengadakan pemeliharaan lampu Jalan /PJU serta perbaikannya bila ada laporan rusak. Kami juga melakukan patroli setiap hari yang dibagi dengan beberapa tim yang selalu stand by,” pungkas Heri. (nun)












