Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Berkah Malam Lailatul Qadar dan Cara Meraihnya

Ilustrasi naskah khutbah Jumat hari ini. (Pixabay.com)

bernasnews – Bulan Ramadhan adalah momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah. Di antara keutamaan terbesar yang terdapat di dalamnya adalah hadirnya malam Lailatul Qadar, sebuah malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Oleh karena itu, khutbah Jumat pada 13 Maret 2026 ini dapat menjadi pengingat bagi kaum muslimin agar tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga tersebut, khususnya di penghujung Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar bukan sekadar malam yang penuh kemuliaan, tetapi juga waktu di mana rahmat, ampunan, dan keberkahan Allah SWT turun dengan sangat melimpah. Umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan berbagai bentuk ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa.

Berikut ini adalah contoh naskah khutbah Jumat 13 Maret 2026 tentang berkah malam Lailatul Qadar yang dapat digunakan oleh khatib.

Khutbah Pertama

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, serta kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Dialah Allah yang membuka pintu rahmat, menghapus dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat, serta melipatgandakan pahala bagi setiap amal kebaikan.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti sunnahnya hingga akhir zaman.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik bagi seorang hamba dalam menjalani kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Pada hari Jumat yang mulia ini, khatib mengajak diri sendiri dan jamaah sekalian untuk merenungkan salah satu karunia terbesar yang Allah berikan di bulan Ramadhan, yaitu malam Lailatul Qadar.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, satu malam tersebut memiliki nilai ibadah yang setara dengan lebih dari delapan puluh tahun. Bayangkan betapa besar pahala yang diberikan kepada seorang hamba yang menghidupkan malam itu dengan penuh keimanan.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Para ulama menjelaskan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memberi teladan kepada umatnya untuk meningkatkan ibadah pada periode tersebut.

Dalam riwayat disebutkan bahwa ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah. Beliau menghidupkan malam dengan shalat, membangunkan keluarganya, dan memperbanyak doa.

Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan meraih Lailatul Qadar tidak datang dengan sendirinya. Ia harus dicari dengan kesungguhan, kesabaran, dan keikhlasan dalam beribadah.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Ada beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar, di antaranya:

Pertama, memperbanyak shalat malam (qiyamul lail).

Shalat malam merupakan ibadah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur’an.

Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an. Oleh karena itu, membaca dan merenungkan maknanya menjadi salah satu cara terbaik untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan.

Ketiga, memperbanyak doa dan istighfar.

Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika mencari Lailatul Qadar adalah memohon ampunan kepada Allah SWT. Doa tersebut mengandung makna kerendahan hati seorang hamba yang mengharapkan rahmat dan ampunan dari Tuhannya.

Keempat, memperbanyak sedekah dan amal kebaikan.

Segala amal yang dilakukan pada malam yang penuh kemuliaan ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Jamaah yang berbahagia,

Malam Lailatul Qadar merupakan hadiah yang sangat besar bagi umat Nabi Muhammad SAW. Usia umat ini relatif lebih pendek dibandingkan umat-umat terdahulu, namun Allah memberikan kesempatan untuk memperoleh pahala yang luar biasa melalui malam tersebut.

Karena itu, jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan yang hanya datang sekali dalam setahun. Gunakanlah sisa hari Ramadhan dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Aqūlu qaulī hādzā, wa astaghfirullāha lī wa lakum, fastaghfirūhu innahu huwal ghafūrur rahīm.

Khutbah Kedua

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita kesempatan untuk beribadah di bulan Ramadhan. Semoga setiap amal yang kita lakukan diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia menuju jalan yang penuh cahaya.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Pada khutbah kedua ini, khatib kembali mengingatkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah kesempatan yang sangat berharga. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk meraihnya. Oleh sebab itu, siapa pun yang masih diberi umur hingga penghujung Ramadhan hendaknya memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya.

Hidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan memperbanyak ibadah. Luangkan waktu untuk shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan memohon ampun kepada Allah SWT. Jangan biarkan malam-malam yang penuh rahmat itu berlalu tanpa makna.

Selain itu, mari kita juga memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Memohon maaf kepada orang lain, mempererat silaturahmi, serta membantu mereka yang membutuhkan adalah bagian dari amal kebaikan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan rahmat, ampunan, dan keberkahan di dalamnya.

Allahumma ghfir lil muslimina wal muslimat, wal mu’minina wal mu’minat, al-ahya’i minhum wal amwat.

Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar.

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.

Aqimis shalah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Khutbah Jumat tentang keberkahan malam Lailatul Qadar ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga di penghujung bulan Ramadhan. Malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut merupakan momentum untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Dengan menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan melalui shalat malam, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa, seorang muslim memiliki peluang besar untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk memaksimalkan ibadah dan termasuk dalam golongan hamba yang memperoleh rahmat serta keberkahan dari Allah SWT. (anp)