News  

Dompet Dhuafa dan IHGMA Bagikan 200 Parcel untuk Pekerja Sektor Informal Stasiun Tugu

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (Tengah) foto bersama panitia dan penerima parcel. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, komunitas, dan pemerintah merupakan bentuk sinergi yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Hal itu dikemukakan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan saat menghadiri kegiatan pembagian parcel kepada para pekerja sektor informal di kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta, pada Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini digelar oleh Dompet Dhuafa bersama Indonesian Hospitality and General Management Association (IHGMA), berupa pembagian 200 paket parcel untuk para porter, petugas kebersihan, serta loper koran yang bekerja di lingkungan Stasiun Tugu.

Menurut Wawali Kota Yogya, kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bersama-sama menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh di Kota Yogyakarta. Kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” kata Wawan Harmawan, dikutip dari Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Kegiatan ini juga selaras dengan semangat gandeng gendong yang selama ini menjadi nilai luhur dalam kehidupan masyarakat Jogja,” tegasnya.

Wawan berharap, kegiatan pembagian parcel ini tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Harapannya kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat secara material.

“Namun juga dapat menghadirkan rasa kebersamaan, kepedulian, serta penghargaan terhadap kerja keras para pejuang keluarga yang setiap hari mencari nafkah,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Acara Dompet Dhuafa Yogyakarta, Imam Hidayat mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang menyasar para pekerja sektor informal di kawasan stasiun.

Imam menyebut, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan sebanyak 200 paket parcel bagi para porter, petugas kebersihan, serta loper koran yang bekerja di lingkungan Stasiun Tugu.

“Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap para pekerja yang selama ini turut berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pariwisata di Kota Yogyakarta, seperti porter, petugas kebersihan, hingga loper koran yang sehari-hari beraktivitas di sekitar stasiun,” ujarnya. (*/ ted)