bernasnews – Tinggal dua pekan lagi Reuni Emas Pawitikra 79, Merayakan 50 Tahun Persahabatan, yang akan diselenggarakan tepat hari ke-3 Lebaran Idul Fitri 1447 H, bertempat di Aula SMP Negeri 5 Yogyakarta, Kawasan Kotabaru, pada Senin, 23 Maret 2026, Jam 10:00 – 13:00 WIB.
“Januari 1976 kita pertama kali bertemu saat masuk Klas 1 SMP Negeri 5 Yogyakarta. Sebagai penyelenggara atau hosted Klas 3 B. Ini merupakan yang kelima kali digelar di sekolah,” kata Kepala Suku Pawitikra’79, Purnawan Hardiyanto, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan reuni Pawitrikra’79 di SMP Negeri 5 Yogyakarta merupakan kali ke-lima-nya, terakhir dilaksanakan pada tanggal 24 April 2023, usai pandemi Covid-19. Setiap penyelenggaran sebagai Host bergantian, dari klas 3 A hingga klas 3J (sepuluh kelas).
Pawitikra’79 selalu mengadakan pertemuan reuni setiap tahun di hari ke-3 lebaran, siang hari sejak tahun 2010/ Jadi tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-16. Sebelumnya yang mengadakan atau sebagai host adalah Pengurus Pawitikra’79.
“Dresscode untuk acara Reuni Emas Pawitikra 79, kaos biru dan celana jeans biru. Bagi yang memakai hijab atau yang tidak ada celasa jeans dapat menyesuaikan busana nuansa biru,” jelas Wawan, sapaan akrab Purnawan Hardiyanto.
Lanjut Wawan menjelaskan, bahwa untuk kelancaran dan kenyamanan diimbau para peserta yang hadir, semua masuk dari gerbang sekolah sisi Selatan atau depan Kridosono. Pasalnya halaman utara sangat sempit, khusus untuk parkir para vendor.
“Armada untuk catering konsumsi, sound, dan lain-lain yang membawa beberapa peralatan lantaran jaraknya ke aula atau venue lebih dekat,” ujar Wawan, yang juga seorang dosen di PTS Ternaman di Yogyakarta.
Sudah menjadi tradisi agenda tahunan reuni Pawitikra 79 dimeriahkan dengan hiburan spontan dari peserta yang hadir, pembagian doorprize dan memperebutkan trofi bergilir bagi klas dengan peserta terbanyak.
“Monggo teman-teman untuk segera mendaftar melalui whats app group (WAG) kelas masing-masing. Menandai setengah abad merajut silaturahmi dan persahabatan,” pungkasnya. (ted)












