Niat Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan, Apa Keutamaannya?

Ilustrasi niat sholat tahajud di bulan Ramadhan. (Freepik.com)

bernasnews – Sholat tahajud di bulan Ramadhan menjadi salah satu ibadah malam yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Kesempatan yang baik untuk mengerjakan sholat tahajud dan membaca doanya.

Bulan suci ini dikenal sebagai waktu penuh keberkahan, sehingga setiap amalan yang dilakukan memiliki nilai pahala yang berlipat. Di antara berbagai ibadah yang dapat dilakukan, sholat tahajud termasuk amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Ibadah ini memiliki keistimewaan karena dilakukan pada waktu malam hari setelah seseorang tidur. Banyak umat Muslim memanfaatkan suasana malam Ramadhan yang tenang untuk bermunajat kepada Allah SWT melalui sholat tahajud. Selain memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta, sholat ini juga menjadi sarana untuk memohon ampunan dan mengharap berbagai kebaikan.

Lantas, bagaimana bacaan niat sholat tahajud di bulan Ramadhan serta tata cara pelaksanaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Keutamaan Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan

Sholat tahajud termasuk salah satu sholat sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW dikenal sangat menjaga ibadah malam ini dan menjadikannya sebagai amalan rutin.

Pada bulan Ramadhan, keutamaan sholat tahajud semakin terasa karena malam-malam di bulan ini dipenuhi dengan keberkahan dan rahmat Allah SWT. Beberapa keutamaan sholat tahajud antara lain:

1. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Melaksanakan sholat tahajud membuat seorang Muslim memiliki waktu khusus untuk beribadah di saat kebanyakan orang sedang terlelap. Momen ini menjadi kesempatan untuk bermunajat dan memperdalam hubungan dengan Allah SWT.

2. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Malam hari, khususnya sepertiga malam terakhir, dikenal sebagai waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Banyak ulama menyebutkan bahwa doa yang dipanjatkan saat tahajud memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

3. Menghapus Dosa dan Meningkatkan Keimanan

Sholat tahajud juga dipercaya menjadi sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Dengan rutin menjalankannya, seseorang dapat meningkatkan kualitas keimanan serta memperbaiki diri.

4. Meneladani Amalan Rasulullah SAW

Ibadah tahajud merupakan salah satu amalan yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW. Dengan menjalankannya, umat Islam mengikuti teladan Rasulullah dalam memperbanyak ibadah di malam hari.

Bacaan Niat Sholat Tahajud

Sebelum melaksanakan sholat tahajud, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat. Niat ini menjadi penegasan dalam hati bahwa ibadah yang dilakukan adalah sholat sunnah tahajud karena Allah SWT.

Berikut bacaan niat sholat tahajud dua rakaat:

Arab:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnatat tahajjudi rak’ataini lillahi ta’ala

Artinya:

“Aku menyengaja sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Tahajud Dua Rakaat

Pada dasarnya, tata cara sholat tahajud tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Pelaksanaannya dilakukan dua rakaat dengan satu salam.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Membaca niat sholat tahajud

  2. Mengangkat tangan dan membaca takbiratul ihram

  3. Membaca surah Al-Fatihah

  4. Membaca surah Al-Kafirun

  5. Rukuk dengan tuma’ninah

  6. Iktidal

  7. Sujud pertama

  8. Duduk di antara dua sujud

  9. Sujud kedua

  10. Berdiri untuk rakaat kedua

  11. Membaca surah Al-Fatihah

  12. Membaca surah Al-Ikhlas

  13. Rukuk

  14. Iktidal

  15. Sujud pertama

  16. Duduk di antara dua sujud

  17. Sujud kedua

  18. Duduk tasyahud akhir

  19. Mengucapkan salam

Sholat tahajud dapat dilakukan lebih dari dua rakaat dengan jumlah genap, dan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud

Hukum sholat tahajud adalah sunnah, sehingga tidak wajib namun sangat dianjurkan bagi umat Islam. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh.

Namun, waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir.

Pada bulan Ramadhan, umat Muslim biasanya melaksanakan sholat tahajud setelah sholat tarawih. Akan tetapi, sebagian ulama menyarankan untuk tidur terlebih dahulu setelah tarawih kemudian bangun kembali pada malam hari untuk menunaikan tahajud.

Apakah Perlu Witir Setelah Tahajud?

Dalam praktiknya, banyak yang bertanya apakah perlu melaksanakan witir kembali setelah sholat tahajud jika sebelumnya sudah melakukan witir saat tarawih.

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Thalq bin Ali, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.”

(HR. Tirmidzi no. 470, Abu Daud no. 1439, An Nasa’i no. 1679)

Dari hadis tersebut, dapat dipahami bahwa seseorang yang sudah melaksanakan sholat witir setelah tarawih tidak perlu lagi menutup sholat tahajud dengan witir.

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah menyelesaikan sholat tahajud, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dan memohon kepada Allah SWT. Berikut salah satu doa yang sering dibaca setelah tahajud:

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna.

Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa’dukal haqq. Wa liqa’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan naru haqq. Wan nabiyyuna haqq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haqq. Was sa’atu haqq.

Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a’lantu, wa ma anta a’lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Engkau penegak langit, bumi, dan seluruh makhluk yang ada di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk yang ada di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit dan bumi beserta seluruh makhluk di dalamnya. Engkau Maha Benar, janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, firman-Mu benar, surga itu nyata, neraka pun nyata, para nabi benar, dan Nabi Muhammad SAW juga benar.

Hari Kiamat pasti terjadi. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, kepada-Mu aku memohon keputusan. Maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu maupun yang akan datang, yang aku sembunyikan maupun yang aku tampakkan.

Engkau Yang Maha Mendahulukan dan Yang Maha Mengakhirkan. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Sholat tahajud di bulan Ramadhan merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, amalan ini juga memberikan ketenangan batin dan kesempatan untuk memanjatkan doa di waktu yang penuh keberkahan.

Dengan memahami niat, tata cara, serta doa setelah sholat tahajud, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah ini dengan lebih khusyuk. Semoga amalan tahajud yang dilakukan selama Ramadhan menjadi jalan untuk meraih pahala, ampunan, serta keberkahan dari Allah SWT. (anp)