bernasnews – Seorang lelaki bernama Iswanudin (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Balai Padukuhan Branjang, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Branjang RT 002 RW 010 dan bekerja sebagai buruh harian lepas.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang datang ke lokasi untuk mengantarkan makanan berbuka puasa. Korban selama ini diketahui tinggal seorang diri di salah satu ruangan balai padukuhan tersebut.
Kabar penemuan jenazah itu kemudian menyebar di lingkungan sekitar dan menarik perhatian warga setempat.
Ditemukan saat Warga Mengantarkan Makanan Berbuka
Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi, seorang warga mendatangi Balai Padukuhan Branjang dengan maksud memberikan makanan berbuka puasa kepada Iswanudin.
Setibanya di lokasi, saksi mendapati pintu kamar korban dalam kondisi tertutup rapat dan terkunci dari dalam. Lampu kamar masih menyala, namun tidak ada respons ketika saksi memanggil nama korban beberapa kali.
Karena tidak mendapat jawaban, saksi kemudian mencoba memastikan kondisi di dalam kamar dengan mengintip melalui ventilasi. Dari celah tersebut, saksi melihat korban terbaring terlentang di lantai dengan kondisi tubuh tidak menunjukkan tanda pergerakan.
Saksi kemudian memanggil dua warga lainnya untuk membantu memastikan kondisi korban. Setelah memeriksa keadaan di dalam kamar, ketiganya memastikan bahwa Iswanudin sudah tidak bernyawa.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan petugas dari Polsek Karangmojo.
Pemeriksaan Polisi dan Tenaga Medis
Petugas kepolisian dari Polsek Karangmojo bersama tenaga medis kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban di tempat kejadian perkara.
Kapolsek Karangmojo, AKP Suryanto, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Petugas medis tidak menemukan tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena faktor kesehatan,” ujar AKP Suryanto kepada wartawan.
Petugas juga melakukan identifikasi terhadap korban. Dari hasil pendataan diketahui bahwa korban bernama Iswanudin (49), berprofesi sebagai buruh harian lepas, dan berdomisili di Dusun Branjang RT 002 RW 010, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo.
Riwayat Penyakit Diduga Menjadi Penyebab
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga serta warga sekitar, Iswanudin memiliki riwayat sejumlah penyakit kronis. Korban diketahui pernah mengalami hipertensi, diabetes, dan asam urat.
Riwayat penyakit tersebut diduga menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meninggalnya korban.
Tenaga medis yang melakukan pemeriksaan awal di lokasi menyimpulkan bahwa korban kemungkinan meninggal akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Dugaan ini diperkuat oleh tidak ditemukannya tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana di tempat kejadian.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Keluarga kemudian memutuskan untuk segera mempersiapkan proses pemakaman.
Warga Datangi Lokasi Kejadian
Setelah kabar penemuan korban menyebar, sejumlah warga mendatangi Balai Padukuhan Branjang untuk mengetahui kondisi yang terjadi.
Beberapa warga turut membantu proses evakuasi dan mendampingi keluarga korban di lokasi kejadian. Korban diketahui telah lama tinggal di salah satu ruangan balai padukuhan dan dikenal oleh masyarakat sekitar.
Dengan tidak ditemukannya unsur kekerasan, kepolisian memastikan bahwa peristiwa meninggalnya Iswanudin tidak berkaitan dengan tindak pidana.
Proses penyelidikan kemudian dinyatakan selesai setelah keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. (Eln)












