bernasnews – Fenomena gerhana bulan selalu menghadirkan suasana berbeda di langit malam. Cahaya bulan yang biasanya terang perlahan meredup, bahkan bisa tampak kemerahan saat mencapai puncaknya.
Dalam Islam, peristiwa ini bukan sekadar fenomena astronomi, tetapi juga momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, dzikir, dan salat sunnah.
Lantas, baca doa apa saat gerhana bulan menurut Islam? Berikut penjelasan lengkapnya, mulai dari pengertian gerhana, dalil anjuran ibadah, hingga kumpulan doa yang bisa diamalkan saat Gerhana Bulan Total (GBT).
Secara ilmiah, gerhana bulan terjadi ketika cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi. Akibatnya, sinar yang seharusnya menyinari permukaan Bulan tidak sepenuhnya sampai.
Sementara itu, Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi saat posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada kondisi ini, seluruh permukaan Bulan masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi sehingga tampak gelap atau kemerahan.
Fenomena Gerhana Bulan Total dijadwalkan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 dan dapat disaksikan dari wilayah Indonesia. Umat Islam dianjurkan tidak hanya menyaksikan peristiwa ini, tetapi juga menghidupkannya dengan ibadah.
Anjuran Ibadah Saat Gerhana dalam Islam
Dalam ajaran Islam, gerhana baik bulan maupun matahari dipandang sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Rasulullah SAW mencontohkan untuk memperbanyak ibadah ketika peristiwa ini terjadi.
Aisyah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Matahari dan Bulan merupakan tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang atau kehidupannya. Apabila kalian melihat hal tersebut, maka berdoalah kepada Allah SWT, bertakbirlah, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, Abu Musa Al-Asy’ari menyampaikan bahwa Nabi SAW bersabda:
“Apabila kalian melihat sesuatu dari hal tersebut, maka bergegaslah untuk berdzikir kepada Allah, berdoa kepada-Nya, dan memohon ampunan-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan dijelaskan pula bahwa Nabi Muhammad SAW melaksanakan salat gerhana (khusuf) dengan bacaan yang dikeraskan (jahr), terdiri dari dua rakaat dengan empat kali rukuk dan empat kali sujud. Riwayat ini menjadi landasan kuat disunnahkannya salat gerhana.
Apa Doa yang Sebaiknya Dibaca Saat Gerhana?
Ketika gerhana bulan terjadi, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, istighfar, serta membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Berikut beberapa bacaan yang dapat diamalkan.
1. Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir
Arab:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Artinya:
Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.
Bacaan ini bisa diulang-ulang selama gerhana berlangsung sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
2. Doa dari QS Ali Imran Ayat 191
Arab:
ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Latin:
Alladziina yadzkuruna Allaha qiyaaman wa qu’udan wa ‘ala junuubihim wa yatafakkaruna fii khalqis samaawaati wal-ardh, rabbanaa maa khalaqta hadzaa baathilan subhaanaka faqinaa ‘adzaaban-naar.
Artinya:
(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring, dan memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini sia-sia. Maha Suci Engkau, maka lindungilah kami dari siksa neraka.”
Ayat ini sangat relevan dibaca saat gerhana karena mengajak manusia merenungi penciptaan langit dan bumi.
3. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat (QS Al-Baqarah: 201)
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar.
Artinya:
Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.
Doa ini termasuk doa yang sering dibaca Nabi SAW dan sangat dianjurkan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat gerhana.
4. Doa Istri Imran (QS Ali Imran: 35)
Arab:
إِذْ قَالَتِ ٱمْرَأَتُ عِمْرَٰنَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرٗا فَتَقَبَّلْ مِنِّيٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Latin:
Idz qaalatimra-atu ‘imraana rabbi innii nadzartu laka maa fii bathnii muharraran fataqabbal minnii, innaka antas-samii’ul ‘aliim.
Artinya:
(Ingatlah) ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu anak yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh. Maka terimalah (nazar) ini dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa ini bisa diamalkan terutama bagi ibu hamil atau keluarga yang mengharapkan keturunan saleh.
5. Doa Penutup QS Al-Baqarah: 286
Arab:
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرٗا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ
Latin: Rabbanaa laa tu-aakhidznaa in nasiinaa aw akhta’naa, rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishlan kamaa hamaltahuu ‘alalladziina min qablinaa, rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa’fu ‘annaa waghfir lanaa warhamnaa, anta maulaanaa fanshurnaa ‘alal qawmil kaafiriin.
Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau salah. Jangan Engkau bebankan kepada kami beban berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Jangan pula Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.
Ayat ini berisi permohonan ampun, keringanan beban, serta perlindungan dari Allah SWT.
Dzikir yang Dianjurkan Saat Gerhana
Selain doa-doa di atas, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir berikut:
1. Istighfar
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Latin: Astaghfirullaahal ‘azhiim
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
2. Takbir
اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allaahu akbar
Artinya: Allah Maha Besar.
3. Dzikir Lengkap
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Latin: Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallaahu akbar, walaa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim.
Artinya: Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Gerhana bulan mengingatkan manusia bahwa alam semesta sepenuhnya berada dalam kendali Allah SWT. Tidak ada satu pun kejadian yang terjadi tanpa izin-Nya.
Maka, daripada hanya terpukau oleh keindahan “blood moon”, umat Islam dianjurkan:
- Menunaikan salat gerhana (khusuf)
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Bertakbir dan berdzikir
- Bersedekah
- Merenungi kebesaran ciptaan Allah
Dengan mengamalkan doa-doa saat gerhana bulan, seorang muslim tidak hanya menyaksikan fenomena langit, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Jadi, baca doa apa saat gerhana bulan menurut Islam? Jawabannya adalah memperbanyak tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar, serta membaca doa-doa dari Al-Qur’an seperti QS Ali Imran ayat 191, QS Al-Baqarah ayat 201, dan QS Al-Baqarah ayat 286.
Fenomena Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 menjadi momen tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menghidupkan malam dengan doa dan dzikir. (anp)












