News  

Senggolan Saat Mendahului Berujung Adu Banteng di Tajem Sleman, Lansia Kehilangan Nyawa di Lokasi Kejadian

Adu Banteng di Tajem/Foto: Istimewa

bernasnews– Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor mengguncang Jalan Tajem, Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu pagi (21/2/2026).

Insiden tragis tersebut merenggut nyawa seorang lansia berinisial W (65), warga Ngemplak. Adu banteng di Tajem Sleman itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan sepeda motor dan menyebabkan satu korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar telah terjadi kecelakaan dengan korban meninggal seorang pengendara pagi tadi pukul 06.30 WIB. Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan sepeda motor,” ujar Salamun kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP petugas, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy korban W melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Tajem.

Dari arah yang sama, melaju sepeda motor Honda Vario dari seorang pelajar berinisial KP (14). KP saat itu berboncengan dengan rekannya, HAR (16). Keduanya berusaha mendahului sepeda motor yang berada di depannya, termasuk motor korban.

Saat proses mendahului berlangsung, jarak antarkendaraan terlalu dekat. KP tidak memiliki ruang yang cukup untuk bermanuver dengan aman. Senggolan pun tidak terhindarkan.

“Karena jarak terlalu dekat, terjadi benturan sehingga Honda Scoopy oleng ke kiri dan membentur sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya hingga terjatuh. Sepeda motor tersebut kemudian meninggalkan lokasi kejadian,” jelas Salamun.

Benturan beruntun tersebut menyebabkan korban W terjatuh keras ke badan jalan. Korban mengalami pendarahan hebat dan cedera kepala berat.

“Korban W mengalami luka pendarahan dan cedera kepala berat serta dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” tegas Salamun.

Sementara itu, pengendara Honda Vario, KP, hanya mengalami luka lecet. Petugas membawa KP untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya stabil dan tidak mengalami luka serius.

Petugas mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat, mendata identitas para pihak, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Polisi juga mendalami keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.

Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada penelusuran sepeda motor yang meninggalkan lokasi setelah terlibat benturan dengan kendaraan korban. Polisi berupaya mengidentifikasi pengendara tersebut melalui keterangan saksi dan kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar Jalan Tajem.

“Petugas Satlantas Polresta Sleman telah melakukan penanganan TKP, mengamankan barang bukti, mencatat identitas pihak terkait, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk penelusuran terhadap kendaraan yang meninggalkan TKP,” pungkas Salamun.

Adu banteng di Tajem ini kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain. (ef linangkung)