bernasnews — SD Marsudirini Santa Theresia Boro menggelar acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-95, bertempat di Aula LKSA Brayat Pinuji Boro, Banjarasri,, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DIY, pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Rangkaian acara peringatan HUT ke-95 SD Marsudirini Santa Theresia Boro dikemas dengan sederhana namun penuh makna. SD Marsudirini Santa Theresia Boro berdiri pada tanggal 19 Februari 1931.
Kegiatan diawali dengan diisi Retret Siswa-Siswi SD Marsudirini Santa Theresia Boro, pada tanggal 12-13 Februari 2026 di PPSM Muntilan. Tema retret untuk Kelas 1-3 adalah “Love By God‘, kelas 4 dan 5 bertema “Building My Better Self”, dan untuk kelas 6 bertema “Aku Anugerah Terindah”.
Dalam kegiatan ini anak-anak diajak untuk menyadari Kasih dan penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Anak-anak diajak untuk mengembangkan diri secara terus-menerus agar menjadi generasi yang tangguh dan dapat berperan bagi kehidupan bersama baik di dalam Gereja dan juga di dalam kehidupan bermasyarakat.
Mereka mengikuti kegiatan dengan gembira dan penuh semangat. Melalui game-game atau permainan yang seru untuk membangun kerjasama, kepedulian, ketekunan, kesabaran, kemandirian, ketelitian, ketangguhan dan kerja keras.
Kegiatan retret ditutup dengan refleksi mengenai kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, apa yang telah mereka peroleh dalam kegiatan tersebut dan membangun niat dalam mengisi hari-hari selanjutnya dalam kehidupan mereka. Kemudian acara dilanjutkan dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Jonathan Billie Cahyo Adi, Pr, Direktur PPSM Muntilan.
Sementara acara puncak peringatan diisi dengan ibadat syukur dengan tema ”Membangun Karakter Spiritual, Intelektuan, Sosial Anak”, yang dipimpin oleh Sr. M. Christera, OSF selaku Koordinator Sekolah.
Ibadat syukur dihadiri oleh Ketua Perwakilan OSF Boro Sr. M. Florentine, OSF beserta para Suster yang berkarya di karya OSF Boro. Juga sejumlah 201 hadir siswa-siswi serta guru, dan karyawan KB-TK-SD Marsudirini Santa Theresia Boro.
Dalam Ibadat Syukur tersebut Sr. Christera, OSF mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri Rahmat 95 tahun Pendidikan di Boro ini, dengan terus membangun diri agar dapat melayani melalui pendidikan serta mewartakan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari di daerah perbukitan Menoreh, Kulon Progo.
Suster Christera, OSF juga meminta pendapat siswa-siswai yang merasakan pelayanan Pendidikan di KB-TK-SD Marsudirini Santa Theresia Boro ini. “Pendapat mereka adalah mereka merasa di sekolah itu menyenangkan karena mendapat pelayanan pendidikan dan pendampingan yang baik dari para guru karyawan,” ungkapnya.
“Saling tolong menolong, nyaman dalam belajar, tertib dan disiplin, serta sarana belajar yang tersedia baik untuk mendukung mereka belajar,” lanjut Suster Christera, dalam menyampaikan pendapat siswa-siswi.
Selain itu, Suster Christera juga menanyakan harapan anak-anak beserta guru dan karyawan terhadap sekolah yang sudah berusia 95 tahun ini. “Harapan mereka yaitu: sekolah semakin maju, sejahtera, sukses dan menginspirasi, semakin Bahagia,” tuturnya.
Setelah Ibadat Syukur dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kepala SD Marsudirini Santa Theresia Boro, Th. Ika Ayu Linggar Ningtyas, S.Pd bersama Ketua Perwakilan Konggregasi OSF Boro Sr. M. Florentine, OSF, dan Koordinator Sekolah Sr. M.Christera, OSF.
Pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas rahmat penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan karya pendidikan SD Marsudirini Santa Theresia Boro ini, diiringi dengan lagu Selamat Ulang Tahun oleh seluruh peserta dan dilanjutkan makan bersama.
Usai makan bersama, acara dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas anak-anak KB-TK-SD Marsudirini Santa Theresia Boro. Mereka menampilkan tarian tradisional, dance, menyanyi, drama singkat yang menunjukkan sukacita dan kegembiraan dalam merayakan HUT ke-95 SD Marsudirini Santa Theresia.
Pagelaran pentas seni diakhiri dengan unjuk kebolehan dari para guru karyawan KB-TK-SD yang menampilkan berbagai tarian serta menyanyi bersama-sama. (zbd/ Elisabet Sutini, Guru kelas 1 SD Marsudirini Santa Theresia Boro)












