Doa Sebelum Makan Sahur dan Sesudahnya Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi bacaan doa sebelum makan sahur dan sesudahnya. (Freepik.com)

bernasnews – Bulan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Di dalamnya terdapat rangkaian ibadah yang sarat makna, mulai dari sahur hingga berbuka puasa.

Kedua momen ini bukan hanya aktivitas makan dan minum biasa, tetapi bagian dari sunnah Rasulullah SAW yang mengandung keberkahan besar.

Sahur menjadi pembeda utama antara puasa umat Islam dengan umat-umat terdahulu. Sementara berbuka adalah saat penuh rasa syukur setelah seharian menunaikan kewajiban menahan diri.

Jika dijalankan dengan kesadaran dan niat yang tulus, sahur dan berbuka akan membuat ibadah puasa Ramadhan 2026 terasa lebih hidup dan bermakna.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan bacaan doa sebelum makan sahur, doa setelah makan sahur, serta niat puasa Ramadhan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya. Tidak hanya itu, penjelasan mengenai sunnah-sunnah sahur juga disajikan agar ibadah semakin sempurna.

Pentingnya Sahur dalam Puasa Ramadhan

Sahur adalah makan dan minum yang dilakukan sebelum terbit fajar sebagai persiapan menjalankan puasa. Namun, maknanya jauh melampaui sekadar asupan energi. Sahur termasuk sunnah yang sangat dianjurkan dan memiliki nilai keberkahan tersendiri.

Rasulullah SAW bersabda bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan. Bahkan meski hanya dengan seteguk air, seorang Muslim tetap dianjurkan untuk tidak meninggalkannya. Inilah yang menjadikan sahur sebagai amalan istimewa dalam rangkaian ibadah puasa.

Menariknya, waktu sahur juga bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, yaitu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Karena itu, momen sahur bukan hanya waktu makan, tetapi juga kesempatan emas untuk memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa pribadi kepada Allah SWT.

Apakah Ada Doa Khusus Sebelum Sahur?

Secara khusus, tidak terdapat doa tertentu yang diajarkan Rasulullah SAW hanya untuk sahur. Namun, umat Islam dianjurkan membaca niat puasa serta doa sebelum dan sesudah makan sebagaimana yang dibaca dalam keseharian.

Artinya, doa sebelum makan sahur sama seperti doa sebelum makan pada umumnya. Begitu pula doa setelah makan sahur. Berikut bacaan lengkapnya.

Niat Puasa Ramadhan

Niat merupakan rukun puasa yang wajib dilakukan. Tanpa niat, puasa tidak sah. Dalam hal ini, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mazhab:

  • Mazhab Syafi’i: Niat harus dilakukan setiap malam sebelum fajar selama bulan Ramadhan.
  • Mazhab Maliki: Niat boleh dilakukan sekali untuk satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan.
  • Sebagai bentuk kehati-hatian, banyak ulama menganjurkan untuk memperbarui niat setiap malam, baik setelah shalat Tarawih maupun saat sahur.

1. Niat Puasa Ramadhan (Harian)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya:

“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Puasa Ramadhan (Sebulan Penuh – Mazhab Maliki)

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya:

“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”

Doa Sebelum Makan Sahur

Sebelum mulai makan sahur, dianjurkan membaca doa agar makanan yang dikonsumsi membawa keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.

Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina ‘adzaban nar.

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Doa ini bukan hanya relevan saat sahur, tetapi juga dapat dibaca setiap kali sebelum makan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa Setelah Makan Sahur

Setelah selesai makan sahur, jangan lupa mengakhirinya dengan pujian kepada Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur.

Arab:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Latin:

Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin.

Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang Muslim.”

Dengan membaca doa ini, seorang Muslim diingatkan bahwa segala nikmat berasal dari Allah, termasuk kesempatan menjalankan ibadah puasa.

Sunnah-Sunnah dalam Melaksanakan Sahur

Agar ibadah puasa semakin bernilai, ada beberapa sunnah yang dianjurkan ketika sahur:

1. Mengakhirkan Waktu Sahur

Rasulullah SAW menganjurkan agar sahur dilakukan mendekati waktu Subuh. Dalam sebuah riwayat dari Anas bin Malik yang menceritakan pengalaman Zaid bin Tsabit, jarak antara selesai sahur dan azan Subuh diperkirakan hanya sekitar waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa sahur sebaiknya tidak dilakukan terlalu awal, tetapi mendekati waktu fajar.

2. Tidak Meninggalkan Sahur

Meski hanya sedikit makanan atau seteguk air, sahur tetap dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa sahur bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga sarana mendapatkan pahala dan keberkahan.

3. Memperbanyak Doa di Sepertiga Malam Terakhir

Waktu sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, yaitu waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, selain makan, manfaatkan waktu tersebut untuk:

  • Membaca istighfar
  • Berdzikir
  • Memanjatkan doa pribadi
  • Memohon ampunan dan kebaikan dunia akhirat

Dengan demikian, sahur menjadi momen spiritual yang mendalam, bukan hanya rutinitas harian. Ramadhan adalah kesempatan tahunan yang sangat berharga. Sahur dan berbuka bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari ibadah yang sarat nilai spiritual.

Dengan memahami bacaan doa sebelum makan sahur, doa setelah makan, serta niat puasa Ramadhan, seorang Muslim dapat menjalani ibadah dengan lebih sadar dan penuh kekhusyukan.

Semoga Ramadhan 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan hati kepada Allah SWT melalui amalan-amalan sederhana namun penuh keberkahan seperti sahur. (anp)

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu