bernasnews — Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Panembahan atau kekinian disebut Tuwanggana Panembahan menyelenggarakan acara Evaluasi dan Sosialisasi perubahan nama LPMK.
Kegiatan yang dikemas dengan silaturahmi dan makan malam bersama dengan sederhana ini, dilaksanakan di Joglo Resto Jeron Beteng, Jalan Siliran Lor, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, Minggu malam (25/1/2026).
Hadir dalam acara tersebut Lurah Panembahan RM. Murti Buntoro, SH, MIP dan Sekretaris Lurah, Pinitua Tuwanggana Panembahan Hj. Sri Herawati, SH, M.Si, beserta jajaran pengurus.
Pinituwa Tuwanggana Panembahan Hj. Sri Herawati dalam sambutannya mengemukakan, bahwa dalam peraturan walikota nomor 67, tahun 2025, tanggal 6 Desember 2025, nama LPMK sudah tidak berlaku lagi diganti dengan Tuwanggana.
“Pergantian nama menjadi Tuwanggana ini berlaku di semua Kabupaten dan Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, berdasar instruksi Gubernur DIY. Hanya struktur kepengurusan sedikit berbeda dengan LPMK,” ujarnya.
“Tugasnya sama dengan LPMK yaitu jadi mitra kelurahan dalam menyerap aspirasi, kemudian juga ikut mengawasi dalam pembangunan. Ditambah untuk membantu program pelaksanaan kegiatan Keistimewaan DIY,” lanjut Hj. Sri Herawati.
Lurah Panembahan dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap pimpinan beserta jajaran pengurus LPMK Panembahan dalam kemitraan serta kerja samanya dalam berbagai kegiatan selama ini.
Menurut RM. Murti Buntoro, bahwa kerangka kerja dari RT, RW dan Ketua Kampung tidak bisa lepas dari eksistensi kinerja LPMK. Hal ini termasuk dalam koordinasi dan pengawasan dalam Pembangunan kewilayahan, baik phisik maupun non phisik untuk kepentingan warga.
“Berharap dengan bergantinya nama LPMK menjadi Tuwanggana ini menjadi lebih tersektruktur terkait dengan Keistimewaan. Meskipun untuk penganggaran pada tahun ini belum sesuai yang diharapkan, jangan sampai menyurutkan semangat dalam pengabdiannya,” ujar RM. Murti.
Sementara dalam hasil evaluasi kinerja tahun lalu, Jajaran Wakil Ketua LPMK Panembahan sebagai pelaksana menyebutnya berhasil dan sesuai dengan program-program yang telah disusun.
Adapun yang menjadikan catatan untuk kinerja mendatang adalah koordinasi dan komunikasi perlu ditingkatkan antar Lembaga di kelurahan, yang diantaranya seperti, PKK, Kesi, Pokdarwis, RKB, Forum Bank Sampah, agar ada semacam singkronisasi program yang lebih baik lagi. (ted)












