News  

Gagal Menanjak di Jalan Sempit dan Licin, Truk Dump Bermuatan Kayu Jati Terbalik di Girisubo Gunungkidul

Truk dump bermuatan kayu jati yang terbalik di ladang warga, Girisubo, Gunungkidul. (Eln)

bernasnews – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Padukuhan Bungmanis, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Selasa, 20 Januari 2026 siang.

Truk dump bermuatan kayu jati terbalik setelah gagal menanjak di ruas jalan ladang yang sempit, curam, dan licin. Peristiwa terjadi di jalur ladang dengan kontur ekstrem dan minim pengaman.

Saat itu, truk melaju perlahan menaiki tanjakan dengan kondisi permukaan jalan yang licin akibat tanah basah. Kendaraan berat tersebut kemudian kehilangan keseimbangan saat berada di tanjakan.

Carik Kalurahan Pucanganom, Heru Purwo Wijayanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi pada Rabu (21/01/2026) siang, ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan satu unit truk dump yang dikemudikan oleh Ngatiman, warga Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop.

Truk tersebut mengangkut muatan kayu jati dan melintas di jalur ladang wilayah Bungmanis. Ketika memasuki tanjakan, kondisi jalan yang sempit dan licin membuat ban kehilangan daya cengkeram. Pada saat yang sama, talud penahan jalan tidak mampu menahan beban kendaraan.

“Talud ambrol dan menyeret truk ke bawah. Truk terperosok dan langsung terbalik ke ladang warga dengan ketinggian sekitar dua meter bersama seluruh muatan kayu jatinya,” ujar Heru.

Benturan keras sempat terdengar hingga ke permukiman warga sekitar. Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sopir dan membantu penanganan awal.

Dalam laka tunggal tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sopir truk berhasil keluar dari kabin kendaraan. Berdasarkan keterangan aparat kalurahan, pengemudi hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki serta mengalami trauma ringan.

Setelah kondisi sopir dipastikan aman, warga sekitar melakukan upaya evakuasi. Muatan kayu jati diamankan agar tidak menghalangi akses jalan, sementara proses penarikan truk dilakukan secara bertahap dengan peralatan seadanya.

Posisi truk yang berada di bawah badan jalan serta kondisi medan yang curam membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Namun, dengan kerja sama warga, kendaraan dan muatannya akhirnya berhasil dikeluarkan dari lokasi kejadian.

“Kemarin warga langsung bergotong royong mengevakuasi truk dan muatannya. Truk sudah berhasil dievakuasi dari lokasi,” kata Heru. (Eln)