bernasnews – Sebuah mobil Toyota Avanza mengalami kerusakan parah setelah pengemudinya diduga mengantuk dan kehilangan kendali.
Ia melintas di Jalan Umum Srandakan, tepatnya di Dusun Mangiran, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Bantul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 9 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal dan terjadi tanpa melibatkan kendaraan lain.
“Pengemudi diduga mengantuk saat berkendara sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan dan akhirnya menabrak pembatas jalan serta papan petunjuk arah,” jelas Iptu Rita Hidayanto.
Petugas mencatat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut berupa KBM R4 Toyota AvanzaK dengan nomor polisi AB-1247-YK.
Mobil tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial S, warga Poncosari, Srandakan, Bantul.
Pengemudi berusia 46 tahun itu berprofesi sebagai pegawai negSaat kejadian, ia melaju seorang diri dari arah timur menuju barat.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika mobil Avanza melaju dengan kecepatan sedang di Jalan Umum Srandakan.
Saat memasuki wilayah Dusun Mangiran RT 127, pengemudi diduga mengalami kelelahan dan mengantuk.
Dalam kondisi tersebut, pengemudi kehilangan konsentrasi dan arah laju kendaraan. Mobil kemudian menabrak pembatas jalan, menghantam papan petunjuk arah dusun wisata milik Kalurahan Trimurti, serta mengenai kawat pengaman tiang listrik di sisi jalan.
Benturan keras membuat bagian depan mobil remuk parah. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung mendatangi lokasi kejadian dan memberikan pertolongan awal.
Dua orang warga setempat menjadi saksi mata dalam peristiwa tersebut. Mereka yakni Danu Wahyu (28) dan Indra (20), keduanya warga Dusun Daguran, Kalurahan Trimurti, Srandakan, Bantul.
Para saksi melihat kondisi mobil sudah berhenti dalam keadaan rusak berat di bagian depan, sementara papan petunjuk arah dan pembatas jalan mengalami kerusakan.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil Toyota Avanza mengalami kerusakan serius pada bodi depan, termasuk kaca depan yang pecah. Selain itu, fasilitas umum berupa papan petunjuk arah dusun wisata juga rusak.
Iptu Rita Hidayanto mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima sebelum berkendara, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk. Lebih baik beristirahat sejenak demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (ef linangkung)












