SNBP 2026 Sudah Dibuka: Jadwal Seleksi hingga Ketentuan Terbarunya

Ilustrasi SNBP 2026 resmi dibuka: jadwal dan ketentuan terbarunya. (Pixabay.com)

bernasnews – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi memasuki tahap awal. Bagi ribuan siswa kelas XII di seluruh Indonesia, inilah momen krusial untuk membuka jalan menuju perguruan tinggi negeri (PTN) impian tanpa harus melalui ujian tertulis.

Jalur ini menilai rekam jejak prestasi siswa selama di bangku sekolah, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah merilis rangkaian jadwal, mekanisme, serta ketentuan yang harus dipatuhi sekolah dan calon peserta. Seluruh tahapan berlangsung secara nasional dan terintegrasi melalui sistem daring. Karena itu, memahami alurnya sejak awal menjadi kunci agar tidak ada tahapan yang terlewat.

Artikel ini merangkum secara lengkap jadwal SNBP 2026, aturan terbaru, pilihan program studi, hingga cara kerja sistem penilaiannya dalam satu cerita yang utuh dan mudah dipahami.

SNBP 2026 Dimulai Sejak Akhir 2025

Meski sering dianggap sebagai seleksi tahun 2026, sebenarnya proses SNBP sudah bergerak sejak penghujung 2025. Tahap pertama dimulai dengan pengumuman kuota sekolah yang menentukan seberapa banyak siswa dari setiap SMA/SMK/MA yang bisa diusulkan sebagai peserta.

Setelah itu, sekolah mulai melakukan verifikasi dan pengisian data, sementara siswa menyiapkan akun masing-masing agar bisa mendaftar tepat waktu.

Mengacu pada jadwal resmi SNPMB, berikut alur lengkap SNBP 2026 yang wajib diperhatikan:

Jadwal Lengkap SNBP 2026

  • Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025

  • Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026

  • Registrasi akun SNPMB Sekolah: 5 – 26 Januari 2026

  • Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026

  • Registrasi akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026

  • Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026

  • Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026

  • Masa unduh kartu peserta: 3 Februari – 30 April 2026

Seluruh aktivitas pada setiap tahapan dibuka dan ditutup tepat pukul 15.00 WIB. Untuk urusan verifikasi dokumen dan daftar ulang, siswa harus mengikuti pengumuman resmi dari PTN tujuan masing-masing.

Aturan Dasar yang Harus Dipahami Sejak Awal

SNBP bukan hanya soal nilai rapor tinggi. Ada aturan teknis yang mengikat sekolah dan siswa agar seleksi berlangsung adil dan terstruktur.

Ketentuan untuk Sekolah

Agar bisa mengusulkan siswanya mengikuti SNBP, sekolah wajib memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

  • Mempunyai akun SNPMB Sekolah untuk mengelola data.

  • Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) secara lengkap dan akurat.

  • Mengusulkan siswa yang eligible meski siswa tersebut belum membuat akun SNPMB Siswa.

Data yang dimasukkan sekolah ke PDSS menjadi dasar penilaian nasional. Karena itu, ketelitian dalam pengisian sangat menentukan peluang siswa.

Ketentuan untuk Siswa

Di sisi lain, siswa juga harus mematuhi aturan berikut:

  • Penilaian SNBP menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik maupun nonakademik, dengan maksimal tiga prestasi terbaik.

  • Wajib memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kemdikdasmen.

  • Harus membuat akun SNPMB Siswa melalui portal resmi.

  • Dianjurkan membaca dengan saksama syarat tiap program studi di situs PTN tujuan.

  • Siswa yang sudah lulus SNBP tahun 2024, 2025, atau 2026 tidak boleh mengikuti UTBK-SNBT 2026.

  • Peserta yang lolos SNBP 2026 tidak bisa mendaftar jalur mandiri PTN pada tahun yang sama.

Cara Memilih Program Studi di SNBP 2026

Memilih jurusan bukan sekadar mengikuti tren. Di SNBP 2026, strategi pemilihan program studi sangat menentukan hasil akhir.

Beberapa ketentuan penting yang perlu diperhatikan:

  • Siswa dapat memilih program di PTN Akademik maupun PTN Vokasi.

  • Setiap peserta hanya boleh memilih maksimal dua program studi.

  • Jika hanya memilih satu jurusan, PTN tujuan boleh berada di provinsi mana pun.

  • Jika memilih dua jurusan, salah satu di antaranya harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal.

  • Informasi lengkap mengenai jurusan dan kuota dapat dilihat pada menu Daya Tampung PTN SNBP di portal resmi.

Bagaimana Sistem Penilaian SNBP 2026 Bekerja?

Berbeda dengan jalur berbasis tes, SNBP menilai performa siswa secara menyeluruh selama sekolah. Ada dua komponen utama yang menjadi dasar seleksi:

  1. Nilai rapor semua mata pelajaran, dengan bobot minimal 50 persen.

  2. Nilai rapor maksimal dua mata pelajaran pendukung jurusan, portofolio, dan/atau prestasi akademik maupun nonakademik, dengan bobot maksimal 50 persen.

Besaran persentase akhir ditentukan oleh masing-masing PTN sesuai kebijakan internal mereka.

Urutan Proses Seleksi SNBP 2026

Setelah pendaftaran ditutup, sistem SNPMB akan memproses data peserta secara bertahap. Seleksi dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi.

Artinya:

  • Sistem akan lebih dulu menilai peluang peserta di pilihan pertama.

  • Jika tidak memenuhi syarat di pilihan pertama, barulah data diproses untuk pilihan kedua.

Skema ini memastikan setiap siswa tetap punya peluang meski gagal di jurusan utama yang dipilih.

SNBP 2026 bukan sekadar pendaftaran online, melainkan rangkaian panjang yang dimulai sejak akhir 2025 dan melibatkan peran aktif sekolah serta siswa. Dari pengisian PDSS, pembuatan akun, hingga pemilihan program studi, setiap detail memegang peranan penting.

Dengan memahami jadwal resmi, aturan terbaru, serta mekanisme penilaian SNBP 2026 secara menyeluruh, siswa dapat menyusun strategi yang lebih matang untuk meraih kursi di PTN impian mereka. Persiapan yang baik hari ini bisa menjadi penentu masa depan pendidikan di tahun depan. (anp)