News  

Pencurian Alfamart di Semin Gunungkidul: Rokok dan Uang Brankas Raib, Kerugian Capai Rp98 Juta

Pencurian Alfamart di Semin Gunungkidul/Foto: Istimewa

bernasnews– Aksi pencurian nekat berlangsung di wilayah Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Pelaku membobol Toko Alfamart Jetis dengan cara menjebol tembok belakang gudang dan menggasak rokok, uang dalam brankas, hingga sejumlah barang berharga.

Pencurian Alfamart di Semin ini ini terjadi pada Minggu, 14 Desember 2025, dan langsung menyita perhatian warga sekitar.

Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pencurian tersebut pada pukul 06.30 WIB.

Toko Alfamart yang menjadi sasaran pencurian berlokasi di Dusun Tukluk RT 0/RW 0, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul. Pelaku diduga beraksi pada dini hari saat kondisi toko sepi dan tidak beroperasi.

Kejadian ini pertama kali terungkap ketika saksi bernama Iis Susanti membuka toko sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, ia langsung melihat kondisi etalase rokok di bagian depan toko berantakan. Rak rokok tampak berserakan di lantai, sementara sebagian rokok sudah raib.

Merasa curiga, saksi kemudian masuk lebih jauh ke dalam toko bersama saksi lain, Meilisa Swi Pratiwi. Keduanya mendapati kondisi gudang belakang dalam keadaan porak-poranda.

Kardus tisu dan tumpukan tisu berserakan di lantai. Loker brankas berpindah dari posisi semula, sementara brankas dalam kondisi rusak dan kosong.

Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur DVR CCTV yang sebelumnya terpasang di dinding bagian atas gudang belakang.

Tablet HP Samsung milik toko turut hilang, bersama sebagian barang dagangan lainnya. Yang paling mencolok, tembok bagian belakang gudang berlubang, diduga kuat menjadi akses masuk pelaku.

Mengetahui pencurian toko, saksi langsung menghubungi supervisor area koordinator Alfamart bernama David.

Saksi juga mengabari kepala toko, Tri Puji Lestari, serta pemilik Alfamart terkait kejadian pencurian tersebut. Setelah itu, saksi melaporkan peristiwa ini ke Polsek Semin.

Korban dalam peristiwa ini adalah Sri Sumiyati, perempuan kelahiran Gunungkidul, 25 Juni 1976, beragama Islam, berprofesi sebagai wiraswasta, dan beralamat di Munggur, Kepek, RT 001/RW 014, Semin, Gunungkidul.

Berdasarkan hasil pendataan awal, pihak Alfamart mengalami kerugian sekitar Rp98 juta. Kerugian tersebut mencakup uang tunai dalam brankas, rokok berbagai merek, perangkat elektronik, serta barang dagangan lainnya.

AKP Wasdiyanto menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku.

“Pelaku masih dalam lidik. Kami terus mendalami kasus ini dan berupaya mengungkap identitas serta keberadaan pelaku,” tegas AKP Wasdiyanto.

Kasus pembobolan Alfamart di Semin ini menambah daftar aksi pencurian dengan modus merusak bangunan. (ef linangkung)