bernasnews — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya yang berada di wilayah utara, untuk mewaspadai potensi cuaca tidak stabil pada Jumat, 12 Desember 2025.
Prakiraan berlaku mulai pukul 07.00 WIB selama 24 jam, dengan kemungkinan hujan sedang yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Laporan BMKG menunjukkan dinamika atmosfer yang bergerak cepat di wilayah DIY. Awan konvektif telah tumbuh sejak pagi dan diperkirakan berkembang lebih masif pada siang hingga sore hari.
Kondisi ini menimbulkan potensi cuaca ekstrem lokal yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Perubahan Cuaca Sehari Penuh dan Kondisi Atmosfer
Pada pagi hari, cuaca diprakirakan cerah berawan. Suhu udara berada pada kisaran 22–31°C dengan kelembapan 60–90%. Angin bertiup dari Selatan hingga Barat Laut dengan kecepatan 5–25 km/jam.
Kondisi ini dinilai cukup stabil, meskipun BMKG mengingatkan bahwa cuaca pagi tidak dapat dijadikan indikator keamanan cuaca hingga malam.
Memasuki siang hingga sore hari, langit DIY diperkirakan mengalami perubahan signifikan. BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang terutama di:
- Kota Yogyakarta
- Sleman
- Kulon Progo bagian Utara
- Gunungkidul bagian Utara hingga Tengah
Awan cumulonimbus yang berkembang berpotensi memicu petir dan angin kencang. Dampak angin permukaan diperkirakan terasa di wilayah terbuka dan dataran tinggi.
Aktivitas luar ruang diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca secara berkala.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan. Sisa awan hujan dapat menyebabkan kondisi lembap di beberapa titik.
Intensitas hujan diperkirakan menurun, namun BMKG tetap meminta kewaspadaan terutama bagi warga yang tinggal dekat aliran sungai atau kawasan dengan risiko pohon tumbang.
Menjelang dini hari, cuaca diperkirakan kembali cerah berawan. Suhu udara turun ke sekitar 22°C.
Peringatan Dini dan Kondisi Pesisir
Untuk wilayah pesisir, BMKG mencatat tinggi gelombang laut di perairan DIY berada pada kisaran 1,25–2,5 meter atau kategori sedang.
Nelayan, kapal wisata, serta pelayaran kecil diminta memantau informasi cuaca sebelum beraktivitas. Gelombang tersebut dapat menimbulkan risiko bagi kapal dengan ukuran kecil.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan sedang disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah:
- Kota Yogyakarta
- Sleman
- Kulon Progo bagian Utara
- Gunungkidul bagian Utara hingga Tengah
Masyarakat diimbau untuk:
- Mengamankan benda yang mudah tertiup angin,
- Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir,
- Menghindari berkendara ketika hujan deras,
- Memantau informasi resmi BMKG secara berkala.
BMKG menyampaikan bahwa kondisi cuaca pada Jumat, 12 Desember 2025, berpotensi berubah cepat dan perlu diwaspadai untuk meminimalkan risiko.
Pemantauan atmosfer dilakukan secara berkelanjutan, dan pembaruan akan disampaikan apabila terjadi perubahan signifikan. (Eln)












