bernasnews – Dua remaja pelajar nyungsep ke sungai di Piyungan setelah sepeda motor yang mereka kendarai tiba-tiba oleng saat melaju di Jalan Jogja–Wonosari, Minggu (16/11/2025) dini hari.
Peristiwa dramatis yang terjadi sekitar pukul 03.15 WIB itu memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berhamburan memberikan pertolongan. Informasi ini disampaikan oleh PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.
Kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Beat AB 6794 KO yang dikendarai MIKM (16), pelajar asal Patuk, Gunungkidul, melaju dari arah barat menuju timur.
Namun, sesampainya di timur Bank BPD Piyungan, motor yang mereka tumpangi mendadak oleng ke kiri tanpa penyebab yang jelas.
Dalam hitungan detik, pengendara, pembonceng, dan sepeda motornya langsung terjun ke sungai di sisi jalan. Suara benturan keras membuat warga sekitar, termasuk dua saksi yaitu Joko Widodo, seorang satpam asal Muntuk, dan Warjono, warga Srimartani, spontan keluar rumah.
Akibat insiden tersebut, kedua remaja mengalami luka cukup serius. Pengendara MIKM, pelajar berusia 16 tahun, mengalami memar di paha kiri.
Sementara itu, pembonceng MFR (16), pelajar asal Semoyo, Patuk, mengalami luka sobek pada tumit kiri serta lecet pada tangan dan kaki.
Warga yang mengetahui kejadian langsung turun ke dasar sungai untuk menolong keduanya. Dengan sigap, warga mengangkat korban dan mengevakuasi mereka menuju ambulans yang datang beberapa menit kemudian.
“Kedua korban akhirnya dilarikan ke RSI Kalasan untuk menjalani perawatan lebih lanjut,” tutur dia.
Iptu Rita Hidayanto menegaskan bahwa kecelakaan ini murni merupakan laju lantas tunggal, tanpa melibatkan kendaraan lain. Di mana Motor mendadak oleng dan langsung masuk sungai.
“Tidak ada benturan dengan kendaraan lain,” jelasnya.
Sepeda motor Honda Beat AB 6794 KO mengalami kerusakan cukup parah. Bagian dek kiri dan dek depan pecah. Polisi telah mengamankan kendaraan sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengendara, khususnya remaja, untuk selalu memastikan kondisi fisik, kondisi motor, serta menjaga kewaspadaan saat berkendara. (ef linangkung).












