News  

BMKG DIY Peringatkan Warga: Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini, Rabu (12/11)

Hujan Lebat Disertai Petir
Hujan Lebat Disertai Petir

bernasnews– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku selama 24 jam pada Rabu, 12 November 2025, mulai pukul 07.00 WIB.

BMKG meminta masyarakat di seluruh wilayah DIY untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Cuaca ekstrem ini akan melanda sebagian besar wilayah, terutama Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul bagian utara.

Pada pagi hari, langit di DIY akan berawan dengan suhu udara relatif sejuk berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius. Namun, situasi akan berubah drastis pada siang hingga sore hari, ketika awan-awan konvektif mulai tumbuh tebal di langit Yogyakarta.

Curah hujan sedang hingga lebat berpotensi mengguyur secara merata di lima kabupaten/kota. Hujan lebat ini bisa berlangsung disertai angin kencang dan petir, terutama di wilayah perkotaan dan daerah dengan kontur dataran tinggi.

Aktivitas cuaca ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer yang terpicu oleh konvergensi angin di wilayah selatan Jawa serta penguatan monsun barat.

Mereka mengimbau warga untuk menunda aktivitas luar ruangan saat hujan deras, serta mewaspadai kemungkinan genangan air dan sambaran petir.

Memasuki malam hari, intensitas hujan akan menurun menjadi hujan ringan yang merata di seluruh DIY. Pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo bagian selatan.

Tingkat kelembapan udara yang mencapai 97 persen dan angin bertiup dari arah barat daya–barat. Kecepatan 5–25 km/jam akan membuat udara terasa lembap dan dingin.

Bagi nelayan dan wisatawan di kawasan pantai selatan Yogyakarta, BMKG juga mengingatkan adanya gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter. Ini termasuk kategori sedang.

“Warga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama di wilayah Parangtritis, Baron, dan Glagah. Arus balik ombak bisa kuat saat gelombang meningkat,” ujar BMKG dalam keterangannya. (ef linangkung)