News  

Dua Pemuda Bersenjata Tajam Aniaya Sopir Truk di Semanu usai Cekcok Senggolan Kendaraan, Polisi Amankan Pelaku

ILustrasi | Pengeroyokan terhadap sopir truk terjadi di Semanu. Pelaku membawa senjata tajam dan keduanya telah ditangkap Polsek Semanu. (AI/bernasenws)

bernasnews – Daerah Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, dikenal sebagai jalur kampung yang sunyi pada malam hari. Namun, suasana berubah kacau pada Kamis, 6 November 2025ketika keributan terjadi di ruas Jalan Jonge.

Seorang sopir berinisial GN, warga Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari, melintas membawa truknya di jalan sempit tersebut.

Kondisi jalan yang tidak lebar membuat kendaraan berserempetan dengan sepeda motor yang dinaiki dua pemuda. Ketegangan langsung muncul setelah kontak kendaraan itu terjadi.

Justru bukan penyelesaian yang terjadi, dua orang pengendara motor memilih mengejar kendaraan GN sampai berhasil menghentikannya.

Sumber warga menyebut, kedua pemuda tersebut diduga dalam keadaan mabuk ketika kejadian berlangsung. Begitu kendaraan korban terhenti, serangan terjadi.

Selain tangan kosong, keduanya melempar batu dan mengancam dengan senjata tajam. Jalanan kampung yang gelap mendadak menjadi lokasi kekerasan.

Beberapa penghuni sekitar mendengar suara ribut dan mencoba turun tangan. Kondisi korban sudah berlumuran darah saat warga akhirnya berhasil mengevakuasinya. GN dibawa menuju Rumah Sakit Pelita Husada agar mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka cukup serius akibat benda tajam. Warga segera menolong dan membawanya ke rumah sakit,” ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.

Polisi Tangkap Dua Pelaku, Selidiki Motif

Informasi tersebut kemudian sampai ke polisi. Unit kepolisian dari Polsek Semanu segera melakukan penyisiran seusai menerima laporan. Tidak lama setelah kejadian, dua orang terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan.

Identitas pelaku diketahui berinisial AG, warga Kalurahan Ngeposari, serta GO, warga Kalurahan Dadapayu. Keduanya langsung dibawa menuju kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Semanu, AKP Pujijono, menjelaskan bahwa penyelidikan sedang berjalan. Ia membenarkan adanya tindak kekerasan terhadap pengemudi kendaraan tersebut.

“Kami masih mendalami motif dan memastikan kronologi lengkap kejadian. Dugaan sementara, pelaku dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksi penganiayaan,” kata AKP Pujijono dikutip dari tugujogja.id.

Aparat kepolisian kini menunggu hasil visum medis dari rumah sakit. Selain memeriksa saksi-saksi, petugas juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk menguatkan berkas penyidikan.

Proses hukum yang diberikan kepada kedua pemuda dikabarkan akan menggunakan pasal penganiayaan hingga kepemilikan senjata tajam. (Eln)