bernasnews– Malam Jumat di Jalan Imogiri Timur, Dusun Karangsemut, Trimulyo, Jetis, Bantul, berubah mencekam. Mbah kakung asal Jetis yang berusia 81 tahun meregang nyawa.
Kejadian tragis itu terjadi pada Jumat malam (24/10/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Informasi dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyebutkan korban bernama W (BHA), kelahiran Bantul 25 Oktober 1944, seorang pensiunan yang tinggal di Trimulyo, Jetis, Bantul.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia di lokasi Jetis, Bantul. Korban adalah pejalan kaki yang tertabrak sepeda motor dan kemudian terlindas mobil yang melaju dari arah sama,” ujar Iptu Rita dalam keterangannya, Sabtu (25/11/2025).
Peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB-6751-MI yang dikendarai DARA (22), warga Panggang, Gunungkidul, melaju dari arah utara ke selatan. Saat itu, korban, Mbah W, berdiri di pinggir jalan.
Mungkin, karena jarak terlalu dekat dan kondisi jalan yang kurang terang, sepeda motor tersebut menyerempet tubuh korban hingga korban terjatuh ke badan jalan. Selanjutnya, dari arah yang sama, mobil Toyota Innova AB-1266-NK yang EP (55) kemudikan, datang melaju dan tidak sempat mengerem.
Mobil itu melindas tubuh mbah kakung asal Jetis itu. Tubuhnya tak mampu menahan berat kendaraan. Korban mengalami patah tulang kaki kanan dan cedera kepala berat.
“Korban sempat dilarikan ke RS Nur Hidayah Bantul, namun dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan,” jelas Iptu Rita.
Dua warga sekitar, Nurmadwik (40) dari Imogiri dan Tumijo (55) dari Karangsemut, menjadi saksi mata yang melihat langsung momen tragis itu. Kemudian, mereka segera menolong korban dan menghubungi pihak kepolisian.
Unit Laka Lantas Polres Bantul yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mengamankan kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan dari pengemudi dan saksi.
Pengendara Honda Vario, DARA, mengalami luka lecet di kaki dan tangan. Ia dalam perawatan di RS Nur Hidayah Bantul. Sementara itu, pengemudi Toyota Innova tidak mengalami luka.
“Kewaspadaan adalah kunci. Satu detik kelalaian bisa berujung kehilangan nyawa,” pungkas Iptu Rita. (ef linangkung)












