bernasnews – Seorang pelajar perempuan berusia 20 tahun mengalami luka parah setelah sepeda motor Honda Vario AB 3026 CP yang dikendarainya menabrak sepeda kayuh yang tengah membawa rumput kering.
Kecelakaan terjadi pada Minggu, 12 Oktober 2025, sekitar pukul 10.10 WIB, di depan PKU Muhammadiyah Srandakan, Kalurahan Tegallayang, Kapanewon Caturharjo, Pandak, Bantul.
Kecelakaan itu melibatkan LL (20), pelajar asal Nomporejo, Galur, Kulon Progo, dengan seorang pria lanjut usia, WA (57), warga Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Saat kejadian,
WA sedang mengayuh sepeda ontel sambil membawa tumpukan pakan jerami di bagian belakang kendaraannya.
Menurut keterangan PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, lalu lintas di lokasi saat itu cukup ramai.
LL mengendarai motornya dari arah timur ke barat dan berusaha mendahului sepeda ontel di depannya.
Namun, tumpukan rumput di bagian belakang sepeda WA menutupi sebagian pandangan LL.
“Dalam upaya mendahului itu, LL diduga kurang konsentrasi. Ia kehilangan kendali dan menyenggol bagian belakang sepeda ontel tersebut,” ujar Iptu Rita.
Benturan kecil tersebut membuat motor kehilangan keseimbangan.
Sepeda motor yang dikendarai LL terjungkal dan terseret beberapa meter sebelum akhirnya berhenti di tepi jalan.
“Tubuh LL terpental, sementara sepeda motornya terseret beberapa meter sebelum berhenti di tepi jalan,” lanjutnya.
Penanganan di Lokasi dan Kondisi Korban
Petugas Polsek Pandak yang tiba di tempat kejadian perkara segera melakukan penanganan.
Mereka mencatat identitas korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan sepeda ontel.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi secara rinci.
LL mengalami luka serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (UII) Pandak untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dirawat di ruang gawat darurat.
Sementara itu, pengayuh sepeda, WA, yang dikenal warga dengan sapaan “Simbah Wahyu”, tidak mengalami luka. Sepeda ontel miliknya juga tidak mengalami kerusakan berarti.
“Kami memastikan bahwa kecelakaan ini murni akibat kurang konsentrasi dari pengendara motor. Tidak ada unsur kelalaian dari pihak pengayuh sepeda,” tegas Iptu Rita Hidayanto.
Dari hasil pemeriksaan awal, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 juta.
Sepeda motor Honda Vario dengan bodi kanan lecet parah kini diamankan di Unit Laka Polres Bantul untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan tersebut telah dilimpahkan ke Piket Laka Polres Bantul guna mendalami faktor kelalaian dan memastikan tidak ada pelanggaran lalu lintas lain yang berkontribusi terhadap insiden ini.












