bernasnews – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Brosot–Nagung, Kapanewon Galur, Kulon Progo, pada Rabu, 8 Oktober 2025 sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebuah mobil Honda Jazz berwarna abu-abu bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario dari arah berlawanan. Insiden ini menyebabkan satu orang pengendara motor meninggal dunia di tempat.
Korban berinisial NP (23), warga Kretek, Bantul, tengah melaju dengan kecepatan sedang saat mobil yang dikemudikan IS (42), seorang ibu rumah tangga asal Galur, berbelok mendadak ke arah selatan untuk masuk ke sebuah gang. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras terjadi antara bagian depan mobil Jazz bernomor polisi AB 1619 CR dengan sisi kanan motor Honda Vario bernomor polisi AB 5718 ZB. Akibatnya, motor terpental beberapa meter dan NP terhempas ke jalan dengan luka berat di bagian kepala.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan, namun korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbauan Keselamatan
Diberitakan kabarjawa.com, petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kulon Progo bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang mengalami kerusakan.
Motor korban ringsek di bagian depan, sedangkan mobil Honda Jazz mengalami penyok di sisi kanan. Arus lalu lintas sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal setelah lokasi kejadian diamankan.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sardjoko, menjelaskan kronologi kejadian.
“Mobil melaju dari barat ke timur. Saat tiba di lokasi, pengemudi berbelok ke arah selatan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor. Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari,” jelasnya.
Ia menambahkan, dugaan awal kecelakaan disebabkan kurangnya kehati-hatian pengemudi mobil saat berbelok. Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian.
IS, pengemudi mobil, tidak mengalami luka fisik. Namun, saksi menyebut IS tampak panik dan menangis histeris setelah menyadari pengendara motor telah meninggal dunia. Polisi kemudian menenangkan yang bersangkutan dan membawanya ke posko terdekat untuk dimintai keterangan.
Jenazah NP kemudian dibawa ke RSUD Wates untuk proses identifikasi dan visum. Pihak keluarga korban yang datang ke rumah sakit tak kuasa menahan tangis saat melihat kondisi korban.
Polres Kulon Progo mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kondisi aman saat akan berbelok atau berpindah jalur.
“Pastikan kondisi aman sebelum berbelok. Lihat kaca spion dan perhatikan arus dari arah berlawanan. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” tegas Iptu Sardjoko. (Eln)












