bernasnews – Kabupaten Kulon Progo kembali menegaskan komitmennya terhadap pendidikan berwawasan lingkungan. Sebanyak tujuh sekolah dari berbagai jenjang pendidikan berhasil meraih piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DIY Tahun 2025 dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo, Darusa Herman, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah dalam menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, program Adiwiyata bukan sekadar kompetisi, tetapi upaya bersama membentuk budaya sekolah yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.
“Setiap sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. Pencapaian tujuh sekolah ini menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan bisa diintegrasikan dalam kegiatan belajar dan budaya sekolah,” ujar Darusa Herman.
Tujuh sekolah yang meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DIY Tahun 2025 tersebut yaitu:
- SMP Negeri 2 Girimulyo
- SD Negeri Kembang
- SD Negeri 2 Jonggrangan
- SD Negeri 2 Depok
- SD Negeri Ngebung Beran
- SD Negeri Mejing
- SD Negeri 1 Sentolo
Darusa menjelaskan, penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang mampu mengimplementasikan prinsip ramah lingkungan dalam seluruh aspek pembelajaran, tata kelola, serta kegiatan ekstrakurikuler.
Sekolah-sekolah tersebut dinilai telah aktif mengelola sampah, menanam pohon, serta membangun kebiasaan hemat energi di lingkungan sekolah.
Dorongan DLH untuk Sekolah Lain
DLH Kulon Progo juga melaksanakan kegiatan pengarahan bagi calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2025 bersamaan dengan penyerahan penghargaan tersebut.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan sekolah lain yang ingin mengikuti program serupa di tingkat kabupaten.
“Kami berharap sekolah-sekolah lain di Kulon Progo bisa meniru semangat para penerima penghargaan tahun ini. Ke depan, kami akan terus mendampingi mereka agar mampu mencapai level provinsi, bahkan nasional,” tambahnya.
Program Adiwiyata merupakan inisiatif nasional yang mendorong sekolah menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan berkarakter peduli lingkungan. Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga melalui praktik langsung menjaga alam di sekitar mereka.
Darusa menambahkan, dengan diraihnya tujuh penghargaan ini, Kabupaten Kulon Progo berhasil menunjukkan bahwa gerakan peduli lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan sudah menjadi budaya nyata di dunia pendidikan.
DLH berkomitmen melanjutkan pembinaan dan pengawasan agar semakin banyak sekolah di Kulon Progo yang mampu menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.












