News  

Kakek 70 Tahun Alami Cidera Kepala Berat, Dihajar Emak-Emak Bermotor saat Menyeberang Jalan di Pleret Bantul

Kecelakaan di Bantul/Foto: Polres Bantul

bernasnews– Seorang kakek berusia sekitar 70 tahun mengalami kondisi luka serius di kepala setelah tertarak motor seorang emak-emak.

Insiden tragis ini terjadi tepat di depan Kantor Kelurahan Pleret, Dusun Kerto, Kecamatan Pleret, pada Sabtu (27/9/2025) pukul 08.30 WIB.

Menurut keterangan resmi dari PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Handoyo, kecelakaan bermula saat motor Honda Supra berpelat nomor AB 4234 JJ melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang.

Di saat bersamaan, seorang kakek yang berjalan dari arah utara berusaha menyeberang ke arah selatan. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

Pengendara motor bernama UR (35), warga Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Ibu rumah tangga ini mengalami luka cukup parah. Kepala bagian depannya benjol, gigi atas patah, dan kaki kiri penuh lecet. Meski begitu, ia masih bisa menjalani rawat jalan.

Namun, kondisi berbeda menimpa korban pejalan kaki. Kakek 70 tahun itu harus menerima kenyataan pahit. Luka sobek menganga di kepala bagian kiri depan dan kanan belakang, luka robek di bawah mata kiri, serta lecet di kaki membuatnya tak berdaya. Korban kini dirawat intensif di RS Permata Husada Pleret.

Dua perempuan yang berada di lokasi, Tri Sri Suryani (44) dan Ani Susanti (34), menyaksikan langsung detik-detik insiden mengerikan itu. Mereka melihat bagaimana motor emak-emak tersebut gagal menghindari kakek yang menyeberang.

Unit Lantas Polsek Pleret bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengecek kondisi korban di rumah sakit, mencatat keterangan saksi, hingga mengamankan barang bukti.

Motor Honda Supra UR mengalami kerusakan ringan, dengan spion kiri pecah dan tebeng depan hancur. Perkiraan kerugian material hanya Rp50 ribu.

Iptu Rita Handoyo menegaskan, kasus ini masuk kategori kecelakaan lalu lintas murni akibat jarak terlalu dekat. Petugas sudah menangani sesuai prosedur.

“Korban masih dirawat di rumah sakit dan kami terus memantau perkembangannya,” ujarnya. (ef linangkung)