bernasnews – Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 25 September 2025, tidak hanya menghadirkan hujan ringan, tetapi juga berpotensi disertai gelombang laut tinggi hingga empat meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga agar tetap waspada karena cuaca bisa berubah cepat dan menimbulkan risiko besar, baik di daratan maupun lautan.
BMKG mencatat kondisi cuaca sejak pagi relatif tenang dengan langit cerah berawan. Namun, memasuki siang hingga sore, wilayah Sleman bagian utara diperkirakan akan turun hujan ringan hingga sedang.
Awan gelap juga berpotensi mengguyur wilayah Kulon Progo bagian utara–tengah serta Gunungkidul utara–tengah dengan hujan ringan.
Pada malam hari, Bantul bagian selatan, Kulon Progo bagian selatan, dan Gunungkidul bagian selatan masuk zona rawan hujan ringan. Dini hari, awan akan mendominasi langit DIY.
Suhu udara berkisar antara 22–32 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi, mencapai 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5–30 kilometer per jam.
BMKG menekankan bahwa arah dan kecepatan angin dapat memicu bahaya tambahan, terutama di kawasan pesisir.
Gelombang Laut Tinggi Jadi Peringatan Utama
Peringatan serius datang dari perairan selatan Yogyakarta. Tinggi gelombang laut diprediksi mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, tergolong tinggi.
Kondisi ini mengancam aktivitas nelayan, wisata bahari, maupun transportasi laut. BMKG menegaskan, siapa pun yang berencana melaut atau berwisata ke pantai selatan harus ekstra waspada.
“Gelombang tinggi bisa datang secara tiba-tiba. Ombak setinggi itu mampu menyeret apa saja, termasuk perahu nelayan. Kami mengimbau masyarakat menunda aktivitas berisiko di laut,” demikian peringatan resmi yang disampaikan BMKG.
Selain itu, hujan sedang yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang diperkirakan melanda Sleman bagian utara. Fenomena ini menambah daftar ancaman yang harus diantisipasi warga DIY. Jika masyarakat lengah, situasi bisa berubah berbahaya dalam hitungan menit.
Kesiapsiagaan Masyarakat dan Pemerintah
Kondisi ekstrem ini membuat pemerintah daerah bersama aparat terkait menegaskan kesiapsiagaan. Nelayan di pesisir selatan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut.
Wisatawan yang berencana berkunjung ke pantai diimbau menjaga jarak aman dari bibir laut. Sementara warga perkotaan diingatkan menyiapkan perlengkapan hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai petir.
Cuaca yang tampak tenang pada pagi hari tidak boleh menipu. DIY tengah menghadapi kombinasi cuaca rawan: hujan ringan di sejumlah titik, kilat dan petir di wilayah pegunungan, serta gelombang laut tinggi di pantai selatan. Semua pihak harus bergerak cepat untuk menjaga keselamatan.
Dengan situasi ini, warga Yogyakarta diharapkan tetap waspada, tidak hanya terhadap hujan ringan yang membasahi jalanan, tetapi terutama pada ombak raksasa yang siap menggempur garis pantai.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama di tengah ancaman cuaca ekstrem Kamis ini.












