bernasnews — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Raga Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia berencana menyelenggarakan Lomba Baris Berbaris (LBB), mulai tingkat SD/sederajat sampai dengan tingkat SMA /SMK/MA baik swasta maupun negeri di Kota Yogyakarta, bertempat, di Stadion Mandala Krida Sisi Barat, pada tanggal 24 – 26 Oktober 2025.
Demikian dikemukakan Mugi Suyatno, S.I.P.,M.A.P, Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Dinas Pendidikan Pemuda didampingi oleh Dea, Ketua PPI Kota Yogyakarta periode tahun 2025 – 2029, Tio, Koordinator Divisi Acara LBB, dan Erfian, Koordinator Divisi Lapangan, saat jumpa pers di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Selasa (23/9/2025).
LBB merupakan kegiatan dari Dikpora Kota Yogyakarta berupa progam koordinasi, sinkronisasi dan pengembangan kepemimpinan pemuda terutama pada aspek disiplin, kejujuran, penguatan tim kerja, kekompakan. Juga sebagai bagian daripmbelajaran kepemimpinan di lingkungan pelajar
Mugi dalam dalam paparannta menyampaikan, bahwa Dikpora Kota Yogya khususnya Pembinaan Pemuda dan Olahraga mengampu tiga aspek pembinaan pemuda yaitu, kepemimpinan salah satunya lomba baris berbaris, serta pengembangan aspek kewirausahaan dan pengembangan kepeloporan pemuda.
“Aspek pengembangan kepemimpinan bagi pemuda sebagsi kader yaitu para pelajar di satuan pendidikan kita Yogyakarta mulai SD/ sederajat, SMP/ sederajat dan SMA / sederajat.,” jelas Mugi.
“Untuk SD / sederajat ada 127 peserta, SMP/sederajat ada 56 dan SMA /sederajat ada 70 peserta baik swasta atau negeri. Dari semua undangan yang dikirim tidak semua sekolah bisa ikut karena tidak semua sekolah mempunyai Peleton inti (tonti),” lanjutnya.
Dikatakan Mugi, seperti SD Tonti dikenal dengan Polisi cilik yang pembinaannya dilakukan oleh jajaran Polresta Yogyakarta, Jatayu (Praja Yunior) kita Yogyakarta yang dibina oleh Satpol PP Kota Yogyakarta dan Porpi Cilik yang dibina oleh Dewan Pengurus Porpi Yogyakarta dan semua arah obyeknya itu ada di satuan Pendidikan tingkat dasar atau SD.
“Basisnya sama yaitu aspek kedisiplinan Baris Berbaris. Dan atas pertimbangan tersebut Dikpora Kota Yogyakarta memperluas cakupan lomba Baris Berbaris sejak tahun 2024, tidak hanya untuk Tonti SMP dan SMA tapi juga untuk SD sehingga yang dilakukan oleh jajaran Polresta Yogyakarta, Satpol PP dan Dewan Pengurus Porpi dalam aspek kedisiplinan melalui Baris Berbaris dibuatkan event tersendiri dengan nama Kompetisi Baris Berbaris kota Yogyakarta,” ungkap Mugi.
Dari kegiatan ini ,Mugi berharap nilai-nilai kedisiplinan yang tertanam di diri pelajar ini sudah terinternalisasi sejak dini lewat lomba Baris Berbaris sehingga dengan semangat Lomba Baris berbaris untuk nantinya mempersiapkan calon – calon kader Paskibraka yang selanjutnya.
“Pasalnya sejak tahun 2024 Dikpora Kota Yogyakarta tidak mengurusi Paskibraka,” ujar Mugi.
Untuk tahun – tahun ke depan Dikpora akan membina lewat lomba baris berbaris, penguatnya adalah dengan pembentukan Tonti di setiap jenjang satuan pendidikan di Kota Yogyakarta mulai dari tingkat SD sampai SMA. Kesinambungan kedisiplinan setelah terlatih di Tonti dan LBB, sehingga ketika SMA pada saat seleksi Paskibraka sudah siap.
“Menurut pengamatan kami, para orangtua untuk menyekolahkan anaknya adalah ke sekolah yang mempunyai Tonti karena aspek kedisiplinan diterapkan pada diri asing-masing anggota Tonti,” ungkap Mugi.
Adapun pendaftaran LBB dilaksanakan pada tanggal 22 – 25 September 2025 secara online melalui IG PPI dan untuk yang offline serta penyerahan berkas pada tanggal 26 – 27 September 2025, di Komplek Dikpora kota Yogyakarta.
“Koordinasi pengamanan bekerja sama dengan Polresta Yogyakarta terutama tentang pengaturan lalu lintasnya bagi peserta dan penonton. sedangkan untuk kedaruratan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,” pungkasnya. (nun)












