News  

PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan, Wonosari dan Bantul Siaga Listrik Padam Kamis 18 September 2025

Jadwal pemadaman listrik di DIY akibat pemeliharaan jaringan. (Dok. PLN)

bernasnews – Warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali harus bersiap menghadapi pemadaman listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengumumkan jadwal pemeliharaan jaringan pada Kamis, 18 September 2025.

Pemeliharaan ini dilakukan demi menjaga keandalan pasokan listrik dan meningkatkan kualitas layanan. Namun, langkah ini akan berdampak langsung pada sejumlah wilayah yang harus rela listrik padam selama pekerjaan berlangsung.

PLN menegaskan pihaknya tidak main-main dalam menjaga stabilitas jaringan. Tim teknis turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemotongan pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik, serta memperbaiki komponen jaringan yang berpotensi menimbulkan gangguan.

Warga diminta memahami bahwa pemadaman bersifat sementara, demi keamanan dan kenyamanan jangka panjang.

PLN menetapkan dua titik utama pemeliharaan pada hari Kamis, 18 September 2025:

Unit Layanan Pelanggan WONOSARI

Waktu pemadaman: 10.00 – 13.00 WIB
Lokasi pekerjaan: Srimpi Karangmojo, Coyudan Ngipak, Munggur Ngipak, Dusun Karangturi Ngipak, Dusun Sokokerep Semanu, Karangayu Kelor.
Tujuan pekerjaan: pemeliharaan jaringan dan pemotongan pohon yang masuk dalam area ruang bebas jaringan (ROW).

Unit Layanan Pelanggan BANTUL

Waktu pemadaman: 10.00 – 13.00 WIB
Lokasi pekerjaan: RSUD Saras Adyatma, Paker, Tulasan, Turi, Giren, Plebengan, Prenggan, Japuhan, Pelemantung, Kepuh, Grogol, Ngentak, Kebonan, Ngambah, Sraten, Kutu, Kedon, Kembangangan, Monggang, Bogem, Cangkringan, Woodoro, Gayaman, Gambuhan dan sekitarnya.
Tujuan pekerjaan: pemeliharaan jaringan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah padat penduduk.

Dengan jadwal ini, ribuan rumah tangga, fasilitas umum, dan layanan publik akan terdampak. PLN meminta warga segera menyiapkan langkah antisipasi agar aktivitas sehari-hari tidak lumpuh total.

Komitmen PLN dan Himbauan Keselamatan

PLN menekankan bahwa pemeliharaan jaringan listrik bukan sekadar rutinitas teknis. Perusahaan itu menegaskan pemeliharaan menjadi benteng utama untuk mencegah potensi gangguan besar yang bisa menyebabkan pemadaman lebih luas.

Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga pelayanan terbaik agar listrik segera menyala kembali. Harapan kami, pelanggan bisa tetap beraktivitas dengan tenang usai pemeliharaan selesai,” tegas PLN dalam pengumuman resminya.

Warga diminta menyimpan daya cadangan, memastikan peralatan elektronik aman saat pemadaman, dan mengatur jadwal aktivitas agar tidak terganggu.

PLN juga mengingatkan pelanggan agar menggunakan aplikasi PLN Mobile yang tersedia di App Store maupun Play Store untuk memantau informasi terbaru terkait jadwal pemeliharaan dan pemadaman.

Selain itu, PLN menggencarkan himbauan keselamatan ketenagalistrikan (K2). Warga diminta disiplin mematuhi aturan demi mencegah kecelakaan fatal:

  • Jangan mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman minimal 2,5 meter dari kabel.
  • Jangan bermain layang-layang di bawah atau dekat jaringan listrik.
  • Jangan melempar atau menerbangkan benda asing ke arah kabel listrik.
  • Jangan menebang pohon, bambu, atau tanaman lain yang berada dekat jaringan tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN.

Pemadaman listrik selalu menimbulkan gelombang keluhan, terutama di era serba digital yang bergantung pada internet dan perangkat elektronik.

Namun PLN mengingatkan, pemeliharaan ini justru menjadi cara agar warga tidak mengalami pemadaman lebih lama akibat kerusakan serius di kemudian hari.

Masyarakat DIY diminta tetap waspada, mengatur ritme aktivitas, dan tidak panik. PLN menegaskan seluruh pekerjaan lapangan berlangsung sesuai standar keselamatan. Begitu pekerjaan selesai, pasokan listrik akan segera normal kembali.