bernasnews – Malam di Jalan Jogja-Wonosari Km 19 berubah mencekam. Senin, 15 September 2025 sekitar pukul 21.45 WIB, dua sepeda motor bertabrakan keras di simpang tiga Kal Salam, Dusun Ngasemayu, Patuk, Gunungkidul.
Gelap gulita tanpa penerangan jalan, ditambah tak adanya garis marka yang jelas, membuat dua pengendara tak bisa menghindar dari peristiwa nahas itu.
Aipda Purwanto, Humas Polsek Patuk, mengonfirmasi peristiwa kecelakaan tersebut. Kedua korban sama-sama mengalami luka serius dan langsung mereka larikan ke rumah sakit.
Motor Honda Beat bernomor polisi AB 2239 NM yang dikendarai Gilang Alfa Riyanto (18), pelajar asal Playen, melaju dari arah Yogyakarta menuju Wonosari. Dari arah berlawanan, Wahyu (24), warga Piyaman, Wonosari, menunggangi Honda Kharisma bernomor polisi AB 4702 RL.
Jalan lurus yang minim fasilitas keselamatan itu menjadi saksi. Saat melaju, Gilang diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga melampaui marka.
Dalam hitungan detik, jarak kedua motor terlalu dekat. Tabrakan pun tak terelakkan. Benturan keras memecah keheningan malam, memicu kepanikan warga sekitar.
Korban Luka Parah Dilarikan ke Rumah Sakit
Benturan tersebut membuat Gilang mengalami luka robek di punggung tangan kanan, kepala pusing, dan muntah-muntah. Warga segera menolongnya dan membawanya ke RS Nurohma, Gading, Playen.
Lebih tragis menimpa Wahyu. Darah mengalir dari hidungnya, bibir atas dan bawah sobek, gigi depan patah, serta luka lecet di tangan dan kaki. Setelah mendapat perawatan di RS Nurohma, kondisinya dinilai perlu penanganan lebih lanjut sehingga ia dirujuk ke RSUP Sardjito Yogyakarta.
“Syukurlah keduanya masih sadar. Namun kondisi Wahyu cukup serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit rujukan,” ujar Aipda Purwanto.
Kecelakaan ini juga menyisakan kerugian materi. Honda Beat milik Gilang ringsek di bagian lampu depan, shock depan bengkok, dan velg depan peyok. Sementara Honda Kharisma yang dikendarai Wahyu mengalami kerusakan pada lampu depan dan tebeng kanan.
Warga sekitar menilai faktor jalan menjadi salah satu pemicu kecelakaan. Tak adanya penerangan dan minimnya marka jalan membuat pengendara rawan kehilangan arah.
Polsek Patuk menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan meminta pengendara lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama di malam hari.
“Kami imbau agar masyarakat selalu waspada, gunakan lampu utama dengan baik, dan jangan memacu kendaraan terlalu kencang di jalur gelap,” pesan Aipda Purwanto.












