bernasnews – Banyak aliran sungai yang airnya masih cuku jernih di Jogja, khususnya di wilayah bagian atas kawasan lereng gunung Merapi maupun di lereng-lereng perbukitan. Keindahan alam yang merupakan bagian dari potensi wisata juga bisa dijadikan wahana permainan yang mengasyikan yaitu bermain Rock Balancing yang arti harafiahnya bermain susun batu.
Rock Balancing adalah seni atau hobi yang melibatkan penyusunan batu-batu alami dengan bentuk berbeda tanpa menggunakan perekat atau kawat untuk menjaga keseimbangan. Kegiatan ini membutuhkan kontrol emosi yang tinggi, kesabaran, dan ketenangan.
Menurut berbagai sumber selain dilakukan di sungai karena banyaknya bebatuan, Rock Balancing juga dapat dilakukan di berbagai tempat salah satunya di hutan. Karya seni ini juga bisa menjadi bentuk ekspresi kreatif serta sarana untuk menghargai alam.
Berdasar pengamatan bernasnews, ternyata kegiatan susun batu untuk menjadikan struktur bentuk yang indah ini sudah cukup familiar oleh berbagai kalangan generasi, termasuk gen Z. Kegiatan ini tampak di Destinasi Wisata Grojogan Watu Purbo, di Dusun Bangunrejo, Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Sleman, DIY.
Pada kawasan destinasi yang juga sering disebut “AirTerjun Niagara Mini” lantaran menyuguhkan pesona keindahan 6 dam bendungan penahan air, di aliran sungai Krasak yang airnya cukup jernih dengan latar belakang gunung Merapi ini banyak dijumpai puluhan karya Rock Balancing, pada Sabtu (13/9/2025).
Rock Balancing tidak hanya tentang menciptakan struktur yang seimbang, tetapi juga tentang memahami prinsip-prinsip fisika dan gravitasi. Kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk belajar tentang kesabaran, ketenangan, dan kreativitas. Jika kegiatan ini dijadikan semacam lomba tentu akan menambah daya tarik pariwisata Jogja.
Tercatat beberapa seniman besar rock alancing di dunia, di antaranya Kokei Mikuni dari Jepang, dengan karyanya yang terkenal berupa kemampuan menciptakan struktur batu yang unik dan seimbang; Michael Grab dari Kanada, seorang seniman rock balancing yang menciptakan karya-karya luar biasa dengan menggunakan batu-batu alami, dan beberapa seniman lainnya. (ted)












