bernasnews — Dunia pendidikan kesehatan Indonesia mencatat sejarah baru dengan keberangkatan mahasiswa Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk mengikuti Program Residensi Internasional di Medipol University Hospital, Istanbul, Turki.
Program yang digelar pada tanggal 13 -14 Agustus 2025 ini, bertujuan mencetak manajer rumah sakit masa depan yang berdaya saing global, adaptif terhadap teknologi kesehatan mutakhir, dan siap memimpin transformasi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Program residensi internasional ini diikuti oleh tenaga kesehatan profesional dari berbagai rumah sakit di Indonesia, salah satunya adalah dr. Friza Novriansyah, Sp.OG yang sedang menempuh kuliah di Magister Administrasi (MARS) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta (UMY).
“Selama dua hari program, peserta mendapatkan pengalaman belajar langsung dari para pakar Medipol University Hospital mengenai teknologi kesehatan berbasis Artificial Intelligence (AI), telemedicine, robotic surgery, serta sistem informasi rumah sakit terintegrasi,” kata Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MM selaku Dosen Pembimbing Mahasiswa, dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).
Para mahasiswa juga diajak berdiskusi tentang pengelolaan sumber daya manusia, manajemen mutu, hingga strategi bisnis rumah sakit berbasis riset dan inovasi.
“Melalui program ini, kami ingin mencetak lulusan MARS yang memiliki perspektif global dan siap memimpin transformasi rumah sakit di Indonesia,” imbuhnya.
Salah satu sesi unggulan dalam kegiatan ini adalah Hospital Tour, yang membawa peserta menjelajahi fasilitas medis kelas dunia, antara lain:
Advanced Surgical Center, pusat bedah modern dengan teknologi robotic-assisted surgery dan pencitraan 3D untuk operasi presisi tinggi.
Cardiovascular Center, rumah sakit jantung dengan fasilitas hybrid operating theater dan layanan intervensi non-bedah terkini.
Otolaryngology and Head-Neck Institute, pusat unggulan THT dan bedah kepala-leher yang dilengkapi sistem navigasi digital dan perangkat endoskopi robotik.
Pediatric Excellence Center, pusat layanan kesehatan anak dan neonatal dengan pendekatan family-centered care dan fasilitas NICU kelas dunia.
Tur ini memberi kesempatan peserta untuk memahami secara langsung efisiensi manajemen operasional, alur pelayanan pasien, dan strategi pemasaran rumah sakit internasional, sekaligus melihat penerapan standar akreditasi global seperti Joint Commission International (JCI).
“Kerja sama antara MARS UMY dan Medipol University Hospital tidak hanya membuka peluang residensi, tetapi juga memperkuat jejaring riset internasional. Fokus kolaborasi mencakup hospital governance, digital health transformation, hingga pengembangan kurikulum manajemen rumah sakit berbasis praktik terbaik global,” beber Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, MM.
Menurut dr. Friza Novriansyah Sp.OG yang juga Direktur Pelayan Medik RS. PKU Muhammadiyah Grobogan Jawa Tengah, bahwa program ini adalah sangat penting dan banyak manfaatnya guna mempersiapkan manajer rumah sakit Indonesia agar mampu bersaing secara global.
“Kami percaya pengalaman internasional ini akan menjadi katalis perubahan positif di tanah air,” tegasnya.
Dengan peserta dari berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia, program ini menjadi bukti komitmen dunia pendidikan kesehatan untuk menghadirkan sumber daya manusia yang kompeten di era globalisasi layanan kesehatan.
“Wawasan dan pengalaman langsung dari Medipol University Hospital diharapkan dapat menginspirasi penerapan inovasi dan strategi manajemen modern di rumah sakit tanah air,” harap dr. Friza Novriansyah Sp.OG.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa MARS UMY dan para profesional kesehatan Indonesia semakin mantap melangkah menjadi pemimpin kesehatan masa depan dengan visi global, keterampilan strategis, dan semangat kolaborasi internasional. (*/ ted)












