News  

Sedikit Hujan Ringan, BMKG DIY Ingatkan Warga soal Ancaman Gelombang Tinggi

bernasnews– Suasana langit Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 3 September 2025, tampak cerah berawan sejak pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY mengeluarkan peringatan dini.

Potensi hujan ringan memang hanya terpantau di wilayah Sleman bagian utara pada siang hingga sore hari, tetapi ancaman sesungguhnya justru datang dari laut: gelombang tinggi di perairan selatan Yogyakarta.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (STAMET YIA) menegaskan bahwa tinggi gelombang laut di wilayah tersebut bisa mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, masuk kategori tinggi.

“Warga harus mewaspadai gelombang tinggi di perairan selatan DIY. Kondisi ini berisiko mengganggu keselamatan pelayaran kapal kecil, perahu nelayan, hingga aktivitas wisata di pantai,” tegas prakirawan BMKG dalam rilis resmi yang diperbarui Rabu pagi pukul 06.00 WIB.

BMKG mencatat suhu udara di DIY hari ini berkisar 22–33 derajat Celsius dengan kelembapan antara 50–95 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 35 km/jam.

Kondisi ini menandakan daratan relatif aman dengan hujan ringan terbatas di kawasan utara Sleman. Namun, hembusan angin di laut justru memperkuat potensi gelombang tinggi di selatan.

Kondisi malam hingga dini hari diperkirakan hanya berawan, tanpa potensi hujan berarti. Meski begitu, masyarakat pesisir perlu waspada karena gelombang tinggi berpotensi terjadi sepanjang hari.

BMKG secara khusus mengingatkan para nelayan kecil agar tidak memaksakan diri melaut. Kapal dengan ukuran di bawah 10 GT berisiko besar terbalik dihantam ombak. Aktivitas wisata pantai juga diminta tidak mendekati garis ombak, terutama di titik-titik favorit seperti Pantai Parangtritis, Depok, hingga Glagah.

Sementara itu, pengelola wisata pantai mulai memperketat pengawasan. Papan peringatan terpasang di beberapa lokasi strategis, dan petugas SAR bersiaga mengingatkan wisatawan agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah.

BMKG menekankan pentingnya memantau prakiraan cuaca harian. Masyarakat dapat mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG atau aplikasi daring yang selalu diperbarui setiap enam jam sekali. (ef linangkung)