News  

Kalurahan Sendang Agung yang Kian Berprestasi

Panewu Minggir dan Lurah Sendang Agung sedang menerima bandel dari Ketua DPD IWOI kabupaten Sleman. foto: nuning

bernasnews – Kalurahan Sendang Agung yang terletak di Kapanewon Minggir, Sleman dengan penduduk yang berjumlah kurang lebih 9500 warga yang terdiri dari 15 padukuhan, 34 RW dan 77 RT kian menorehkan prestasi baik ditingkat kabupaten maupun provinsi serta nasional.

Hal itu di buktikan dengan berbagai prestasi yang diraih dari kalurahan Sendang Agung yang merupakan Desa Mandiri Budaya yang mempunyai desa prima, desa priner, desa wisata, desa budaya yang difasilitasi dari dana keistimewaan salah satunya dengan mendapatkan Balai Budaya yang pertama kali di DIY bersama dua desa lainnya yaitu Girikerto dan Panggungharjo.

“Kami membuat Ambiteter di dekat Balai Budaya dan di buat di dekat Jembatan Kreo dengan harapan Sendang Agung menjadi pintu gerbang Sleman barat, yang selama ini kami merasakan Sleman barat belum diperhatikan”, Ungkap Raden Heru Prasetya wibawa, S.E., M.I.P Lurah Sendang Agung kepada awak media saat ditemui di sela sela acara Training Media Jurnalisme Warga pada Sabtu (30/8/25) Kantor Kalurahan setempat.

Diantara prestasi – prestasi yang ada di Sendang Agung seperti Teather, kethoprak, wayang, jathilan bersifat normatif, dan anak – anak yang masih kelas 2 atau 3 SD sudah di latih menari dan para penari Sendang Agung sudah sering diundang untuk menari di luar daerah bahkan luar pulau.
Lebih lanjut Raden Heru juga menyampaikan bahwa Kalurahan/desa Sendang Agung mempunyai 3 progam jarak pendek menengah dan jangka panjang.

Program jangka pendek nya ada Beras Sendang Agung dari para petani yang di kemas oleh Bumkal untuk para pamong, semua kelembagaan, perkantoran diwajibkan membeli minimal 5 kg per bulan
“Untuk program jangka menengah kami ada Nila karena waktunya cukup 6 bulan saja dan jangka panjangnya ada Kambing karena waktunya 1 tahun”, ungkap Raden Heru.

Disampaikan lebih lanjut bahwa kepimpinan dari lurah Heru bahwa lebih push ke keorganisasian yang dipastikan organisasi yang ada itu jalan sebagai contoh bila ada monev sudah siap tidak grobyakan karena sudah siap tinggal menata aja dan kwalitas SDM harus mateng dan benar – benar harus kerja maksimal.

Sementara itu panewu Minggir Dewanto Tri Nugroho, S.I.P,. S.S.T., M.Sc pada kesempatan yang sama juga mengungkapkan rasa bangga nya atas semua prestasi yang diraih oleh kalurahan Sendang Agung di tingkat kabupaten maupun ditingkat atasnya.

“Masyarakat nya yang bercirikan rural dan adem ayem yang merupakan pusat perekonomian karena Sendang Agung berada di ibukota kecamatan Minggir, tapi rasa gotong royongnya masih kuat”, ungkap Panewu Minggir yang akrab di panggil Mas Dewo. (Harginingsih)