News  

4 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi 2025 di Sekolah hingga Masjid

Ilustrasi contoh susunan acara Maulid Nabi 2025. (Freepik.com)

bernasnews – Contoh susunan acara memperingati Maulid Nabi 2025 di berbagai tempat seperti sekolah, desa, pondok pesantren hingga masjid.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahunnya, acara ini digelar bukan hanya sebagai bentuk penghormatan atas kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama muslim.

Pada tahun 2025 atau 1447 Hijriah, Maulid Nabi jatuh pada hari Jumat, 5 September 2025. Pemerintah Indonesia telah menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional, sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menghadiri berbagai kegiatan peringatan Maulid Nabi, baik di sekolah, pondok pesantren, masjid, maupun tingkat desa.

Setiap acara peringatan Maulid Nabi biasanya disusun dengan penuh khidmat. Rangkaian acaranya mencakup pembukaan resmi, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat Nabi, hingga ceramah agama yang mengupas riwayat hidup Rasulullah SAW.

Melalui acara tersebut, umat Islam diajak untuk mengenang perjuangan Nabi dalam menyebarkan ajaran Islam sekaligus meneladani akhlak mulia beliau.

Bagi panitia yang sedang menyiapkan perayaan Maulid Nabi 2025, berikut beberapa contoh susunan acara yang bisa dijadikan referensi.

1. Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah

Perayaan Maulid Nabi di sekolah biasanya dikemas dengan nuansa edukatif dan menyenangkan agar para siswa bisa memahami makna peringatan tersebut sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Berikut susunannya:

Pembukaan oleh pembawa acara

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta saritilawah

Menyanyikan lagu islami atau sholawat Nabi bersama-sama

Sambutan dari kepala sekolah

Sambutan ketua panitia penyelenggara

Ceramah atau tausiyah tentang keteladanan Rasulullah SAW

Penampilan kreativitas siswa (marawis, puisi islami, drama islami)

Doa penutup

Ramah tamah atau makan bersama

2. Susunan Acara Maulid Nabi di Tingkat Desa

Di lingkungan desa, perayaan Maulid Nabi biasanya dihadiri masyarakat secara luas. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus dakwah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Susunannya dapat disusun seperti berikut:

Muqodimah atau pembukaan resmi acara

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah

Pembacaan sholawat Nabi secara berjamaah

Sambutan dari ketua panitia

Sambutan kepala desa atau tokoh masyarakat

Ceramah agama oleh ustaz atau kiai setempat

Pembacaan doa bersama

Penampilan acara kreatif islami, seperti hadrah atau qasidah

Penutup

3. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid

Masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan, sehingga perayaan Maulid Nabi di masjid biasanya berlangsung lebih khusyuk dengan nuansa religius yang kental. Namun, tidak jarang pula disertai pentas seni islami untuk menambah semarak acara. Berikut contoh susunannya:

Penampilan marawis atau hadrah sebagai pembuka

Sambutan pembawa acara

Sambutan dari ketua pelaksana kegiatan

Sambutan ketua remaja masjid

Sambutan ustaz atau tokoh agama setempat

Zikir bersama jamaah

Pembacaan doa maulid Nabi

Ceramah utama tentang hikmah kelahiran Rasulullah SAW

Pentas seni islami oleh anak-anak atau remaja masjid

Doa penutup

Makan bersama jamaah

Penutup resmi acara

4. Susunan Acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren

Pondok pesantren biasanya menggelar Maulid Nabi dengan melibatkan para santri. Acara ini dikemas lebih mendalam karena menjadi bagian dari tradisi pendidikan Islam di pesantren. Contoh susunannya sebagai berikut:

Pembukaan acara oleh pembawa acara

Pembacaan ayat suci Al-Qur’an

Pembacaan syair maulid dan sholawat Nabi

Sambutan pengasuh pondok pesantren

Sambutan ketua panitia

Ceramah agama oleh ulama atau kiai tamu

Penampilan seni islami seperti hadrah, qosidah, atau drama sejarah Nabi

Doa bersama

Penutup

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah. Baik di sekolah, desa, masjid, maupun pondok pesantren, rangkaian acara yang disusun tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi sarana memperkuat iman, menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah, serta mempererat silaturahmi antar sesama muslim.

Dengan adanya contoh susunan acara di atas, panitia penyelenggara dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing. Semoga perayaan Maulid Nabi 2025 membawa berkah dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

***