bernasnews– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 27 Agustus 2025. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan karena selain berpotensi turun hujan ringan, gelombang laut tinggi juga mengancam perairan selatan DIY.
BMKG menyampaikan bahwa cuaca pagi hari berpotensi hujan ringan, terutama di wilayah selatan Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Siang hingga sore, intensitas hujan bisa meningkat menjadi ringan hingga sedang, meluas ke Sleman, Kota Yogyakarta, bagian utara Kulon Progo, serta Bantul. Malam hari, langit berawan, tapi dini hari kembali muncul potensi hujan ringan di pesisir selatan.
Suhu udara di Yogyakarta berkisar antara 21–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan maksimum 30 km/jam.
Yang paling mengkhawatirkan, BMKG mengingatkan bahwa tinggi gelombang laut di perairan selatan Yogyakarta bisa mencapai 2,5 hingga 4,0 meter.
“Gelombang laut berpotensi tinggi dan berbahaya, khususnya bagi kapal nelayan, kapal tongkang, maupun kegiatan wisata bahari. Kami mengimbau masyarakat pesisir DIY tetap waspada,” tegas BMKG dalam pernyataan resminya.
BMKG menekankan, masyarakat harus menunda aktivitas yang berisiko, baik melaut maupun berenang di pantai. Wisatawan juga sebaiknya menghindari bermain terlalu dekat dengan bibir pantai, karena ombak besar bisa datang secara tiba-tiba tanpa peringatan.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait harus sigap melakukan langkah antisipasi. Sosialisasi kepada nelayan, operator wisata pantai, hingga masyarakat umum perlu diperkuat. Peringatan dini ini seharusnya menjadi alarm keras bahwa keselamatan harus diprioritaskan di tengah potensi bahaya cuaca. (ef linangkung)












