bernasnews – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial semakin memengaruhi cara generasi muda membangun kreativitas serta karier di era digital.
Hal itu menjadi sorotan utama dalam gelaran Agres Goes to Campus 2025 yang berlangsung di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Kampus 3, Selasa (26/8/2025).
Tiga praktisi dari industri kreatif, teknologi, dan media hadir untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka perspektif baru mahasiswa mengenai peluang dan tantangan dunia digital.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Carnaval Gadget Agres 2025, perayaan ulang tahun ke-3 Agres ID Jogja.
Suara Praktisi tentang AI dan Kreativitas
Sesi utama diwarnai dengan pemaparan dari tiga narasumber. Eri Kuncoro, Co-Founder & CMO BOTIKA, menekankan bahwa secanggih apa pun teknologi AI, tetap membutuhkan sentuhan manusia agar bisa menghasilkan sesuatu yang bermakna.
“Teknologi AI tetap harus ada trigger dari kita. Pemikiran dan imajinasi adalah kuncinya,” ujarnya.
Di sisi lain, Clara Oktaviana, Founder Zura Creative, berbagi pengalaman praktis seputar pengembangan akun media sosial. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam berkarya di platform digital.
“Dalam mengembangkan sebuah akun, emotion, timing, format, dan consistency adalah kunci utama,” jelas Clara.
Sementara itu, Sunti Melati, Komisaris KabarJawa.com, mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen media. Ia menilai generasi muda memiliki peluang besar untuk menjadi kreator yang memberi dampak berkelanjutan.
“Baik influencer maupun media builder dapat menjadi bagian dari media. Jangan hanya menjadi konsumen, tetapi jadilah kreator untuk mendapatkan impact yang berkelanjutan,” tutur Sunti.
Melalui pandangan para praktisi tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa teknologi hanyalah alat. Kreativitas, etika, serta keberanian untuk memproduksi konten adalah faktor utama yang membedakan seorang kreator dari sekadar pengguna.
Respon Kampus: Literasi Digital Harus Dikembangkan
Pihak kampus UTY menyambut positif terselenggaranya kegiatan ini. MS Hendriyawan Achmad, S.T., M.Eng., Ph.D., Wakil Rektor IV Bidang Kreativitas, Kewirausahaan, dan Pengabdian Masyarakat, menilai bahwa mahasiswa membutuhkan lebih banyak forum semacam ini untuk memahami penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di dunia media sosial.
“Mahasiswa perlu perspektif lain dari pengalaman para praktisi tentang bagaimana penerapan AI di dunia media sosial saat ini. Untuk ke depannya memang hal-hal seperti ini harus kerap dilaksanakan secara rutin dengan tema-tema yang berbeda sehingga literasi mahasiswa terkait penerapan AI dalam media sosial semakin berkembang,” jelasnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat Agres Goes to Campus yang memang didesain sebagai forum interaktif. Mahasiswa tidak hanya menjadi pendengar, melainkan bisa berdialog langsung dengan narasumber untuk membahas tren digital, personal branding, etika kreator, hingga peluang karier.
Menuju Carnaval Gadget Agres 2025
Agres Goes to Campus 2025 di UTY menjadi momentum awal sebelum puncak acara Carnaval Gadget Agres 2025 yang akan digelar di Pakuwon Mall Jogja, 28 Agustus–7 September 2025.
Karnaval tahunan ini mengusung tagline “Level Up Your Learning Experience” dan akan menghadirkan berbagai produk terbaru mulai dari laptop, gadget, hingga aksesori digital.
Selain memberikan pengalaman belanja, acara ini juga dirancang untuk memberikan ruang interaktif bagi mahasiswa dan komunitas dalam mencoba teknologi terkini yang mendukung gaya belajar modern.
Dengan rangkaian acara tersebut, Agres ID Jogja berharap mahasiswa dan masyarakat luas tidak hanya mengenal perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung kreativitas, karier, dan kontribusi positif di era digital.***












