News  

Nyaris Terlindas Bus, Pelajar Gunungkidul Bersenggolan dengan Truk saat Mendahului Rosalia Indah di Patuk

bernasnews – Kecelakaan nyaris merenggut nyawa seorang pelajar di Jalan Jogja-Wonosari Km.18, tepat di depan Puskesmas Patuk 1, Patuk, Gunungkidul, Senin (21/7/2025) pukul 13.40 WIB.

Saat itu, Alif Firmansyah (18), pelajar asal Gedangsari, Gunungkidul, mengendarai Honda Karisma. Namun, nasib buruk menantinya di jalan menurun dan padat kendaraan tersebut.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menjelaskan kronologi kejadian dengan detail. Bus PO Rosalia Indah bernomor polisi AD-7106-OF yang dikemudikan Endang Rodian (56), warga Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta. Alif Firmansyah juga melaju dari arah sama tepat di belakang bus tersebut.

“Sesampainya di depan Puskesmas Patuk 1, pelajar itu berusaha menyalip bus dari sisi kanan. Namun, pada saat bersamaan, muncul truk dari arah berlawanan,” terang Ipda Nur Ikhwan.

Alif sempat panik melihat truk besar melaju cepat ke arahnya. Ia berusaha menghindar dengan membanting setang ke kiri. Namun, stang kanan motornya justru membentur pintu depan kanan truk tersebut. Benturan itu membuat motor yang ia kendarai tak terkendali.

“Motor itu langsung oleng ke kiri, kemudian tertabrak bus yang baru saja disalipnya.” Kanit Gakkum menggambarkan detik-detik mencekam insiden tersebut.

Warga sekitar berteriak histeris menyaksikan tubuh Alif hampir masuk ke kolong bus. Namun, Tuhan masih melindunginya. Tubuhnya terpental ke sisi jalan sebelum benar-benar terlindas. Petugas Puskesmas Patuk 1 segera menolongnya. Mereka membawa Alif ke RS Nurrohmah untuk mendapatkan perawatan.

“Korban mengalami luka lecet di kaki kiri, lutut kiri, dan siku kiri. Saat ini ia sadar dan hanya menjalani rawat jalan karena lukanya tergolong ringan,” imbuh Ipda Nur Ikhwan.

Kecelakaan ini memicu kemacetan panjang di Jalan Jogja-Wonosari. Polisi bergerak cepat untuk mengevakuasi motor yang ringsek pada bagian stang kanan dan fairing depannya.

Ipda Nur Ikhwan mengingatkan pengendara motor agar selalu memastikan kondisi lalu lintas sebelum mendahului kendaraan besar.

“Jangan paksakan mendahului jika jarak kendaraan dari arah berlawanan sudah terlalu dekat. Keselamatan harus jadi prioritas,” tegasnya. (ef linangkung)