News  

Nekat Mendahului, Pemotor Modifikasi Tabrak Tronton hingga Patah Tulang di Jalan Wonosari-Semanu

bernasnews – Jalan Wonosari-Semanu kembali memakan korban. Seorang pengendara motor modifikasi nekat menyalip kendaraan di depannya, namun nyawanya nyaris melayang setelah menabrak truk tronton dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, mengungkapkan kecelakaan maut itu terjadi pada Senin sore (14/7/2025) sekitar pukul 16.15 WIB.

Saat itu, Bagas Safarudin (23) warga Semanu, Semanu, Gunungkidul, mengendarai sepeda motor Honda GL 100 bernomor polisi AD 4262 FE. Bagas memacu motor modifikasinya dengan kecepatan sedang dari arah Wonosari menuju Semanu.

Namun, setibanya di Padukuhan Sambirejo, Semanu, Bagas melihat kendaraan lain melaju di depannya. Bagas tidak mau menunggu. Ia langsung menyalip dengan mengambil jalur kanan tanpa ragu.

Pada detik yang sama, dari arah berlawanan muncul truk tronton bernomor polisi AD 8626 TA yang dikemudikan Faturochman Sidig (30) warga Plembutan, Playen, Gunungkidul. Truk berukuran besar itu melaju stabil di jalurnya.

Bagas terkejut melihat truk raksasa itu. Ia tidak sempat membanting setang ke kiri. Motor berwarna hitam itu langsung menghantam bagian depan sisi kanan truk tronton dengan keras. Dentuman tabrakan terdengar hingga puluhan meter.

“Pemotor menabrak bagian depan sisi kanan truk tronton,” tegas Ipda Nur Ikhwan.

Tubuh Bagas terpental di jalanan aspal. Benturan keras itu membuat tangannya patah. Ia juga mengalami luka lecet di bagian kaki. Warga sekitar langsung berlari menolong Bagas yang terkapar tak berdaya sambil menahan sakit.

Ambulans segera meluncur ke lokasi. Petugas medis membawa Bagas ke RSUD Wonosari untuk menjalani perawatan intensif. Dokter memastikan Bagas mengalami patah tulang tangan kanan dan luka lecet yang cukup parah.

“Pemotor sudah mendapatkan perawatan di RSUD Wonosari,” imbuh Ipda Nur Ikhwan.

Polisi mengamankan motor Honda GL 100 milik Bagas yang ringsek parah di bagian depan. Truk tronton hanya mengalami kerusakan ringan pada bumper kanan depan. Ipda Nur Ikhwan menegaskan pihaknya masih memeriksa pengemudi truk dan saksi di lokasi untuk melengkapi berita acara kecelakaan.

Petugas lalu lintas terus mengingatkan pengendara agar tidak nekat mendahului kendaraan lain tanpa memastikan kondisi jalur aman.

“Keselamatan lebih penting daripada kecepatan,” tutupnya dengan nada tegas. (ef linangkung)