bernasnews – Kasus g*ntung diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini peristiwa tragis itu menimpa NDN (64), warga Padukuhan Sumur, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Senin (07/07/2025) pagi.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Anak korban hendak ke kamar mandi. Namun, anak itu justru melihat ayahnya sudah tergantung di blandar kayu rumah mereka.
“Anak korban saat itu langsung kaget dan berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Pihak keluarga dan warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kami,” kata AKP Agus Fitriyatna pada Senin siang.
Polsek Tanjungsari yang menerima laporan segera menuju lokasi bersama tim medis. Mereka langsung melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria berusia 64 tahun tersebut.
“Kami bersama tim medis telah melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban,” tegas AKP Agus Fitriyatna.
Ia menambahkan korban dinyatakan meninggal dunia murni karena g*ntung diri berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Korban setelah dilakukan pemeriksaan langsung kami serahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dimakamkan,” tambahnya.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus gantung diri di Gunungkidul. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar mereka.
“Kami berharap masyarakat selalu peduli dan memperhatikan kondisi anggota keluarganya. Jika menemukan tanda-tanda depresi atau tekanan mental berat, segera ajak bicara atau laporkan kepada pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas Kapolsek Tanjungsari. (ef Linangkung)











