bernasnews – Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat upaya pencegahan kebutaan akibat katarak. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-102 Rumah Sakit Mata Dr. YAP Yogyakarta pada Selasa, 3 Juni 2025, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengumumkan kerja sama strategis antara Pemkot Yogyakarta dan RS Mata Dr. YAP untuk melaksanakan program skrining kesehatan mata lansia, khususnya deteksi dini katarak.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menambahkan pemeriksaan mata seperti skrining katarak dalam program kesehatan gratis bagi lansia,” kata Hasto Wardoyo di hadapan tamu undangan dan tenaga medis yang hadir dalam perayaan tersebut.
Hasto menegaskan bahwa katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan di dunia, termasuk di Indonesia. Di Kota Yogyakarta sendiri, Dinas Kesehatan mencatat lebih dari 6.500 kasus penderita katarak pada tahun 2024. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sebagian besar menyerang warga lanjut usia.
“Jika tidak ditangani dengan cepat, katarak dapat menurunkan kualitas hidup para lansia dan membebani keluarga. Maka dari itu, kami ingin menangani lebih dini agar kebutaan akibat katarak di Kota Yogya bisa ditekan,” tegas Hasto.
Melalui program ini, Pemkot Yogyakarta akan melaksanakan skrining komprehensif yang mencakup pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, serta pemeriksaan mata. Program ini menyasar lansia di berbagai kelurahan, terutama mereka yang belum memiliki akses layanan kesehatan memadai.
Hasto juga menyampaikan harapannya agar RS Mata Dr. YAP terus menjadi rumah sakit rujukan terpercaya dalam layanan kesehatan mata. Ia berharap dengan usia yang sudah menginjak 102 tahun, rumah sakit ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Yogyakarta dan memperluas akses pelayanan ke seluruh lapisan masyarakat.
“Kami yakin RS Mata Dr. YAP memiliki kapasitas dan dedikasi untuk terus melayani warga dengan penuh profesionalisme. Semoga sinergi ini bisa menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Akses Lebih Mudah bagi Lansia Yogyakarta
Melalui sinergi antara Pemkot Yogyakarta dan RS Mata Dr. YAP, warga lansia di Yogyakarta kini memiliki akses lebih mudah untuk pemeriksaan dan deteksi dini katarak. Program ini diharapkan mampu menekan angka kebutaan yang dapat dicegah, serta meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program skrining mata lansia di Yogyakarta, Pemkot akan segera mengumumkan jadwal dan lokasi pelaksanaan di setiap kelurahan melalui fasilitas layanan kesehatan dan kanal informasi resmi pemerintah.
Direktur Umum RS Mata Dr. YAP Yogyakarta, Erin Arsianti, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh seluruh inisiatif Pemkot Yogyakarta dalam menanggulangi gangguan penglihatan.
Ia menjelaskan bahwa rumah sakit mata tersebut sudah lama menjalankan misi sosial untuk menekan angka kebutaan di Indonesia, termasuk melalui operasi mata gratis bagi warga kurang mampu.
“Pada bulan April 2025, kami telah menggelar kegiatan skrining dan operasi mata gratis. Sebanyak 129 peserta mengikuti pemeriksaan. Mereka yang membutuhkan tindakan operasi akan langsung kami tindak lanjuti,” ungkap Erin.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki BPJS atau jaminan kesehatan lainnya. RS Mata Dr. YAP berkomitmen untuk terus menggelar layanan serupa secara berkala agar warga Kota Yogyakarta, khususnya lansia, bisa tetap melihat dunia dengan jelas. (el)












