News  

Tingkatkan Tertib Adminduk, Pemkot Yogyakarta Sebar 8 Mesin ADM

Mesin ADM ke-8 diluncurkan di Kelurahan Rejowinangun Yogyakarta. (Dok. Pemkot Yogyakarta)
Mesin ADM ke-8 diluncurkan di Kelurahan Rejowinangun Yogyakarta. (Dok. Pemkot Yogyakarta)

bernasnews – Pemerintah Kota Yogyakarta terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan.

Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), Pemkot resmi meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) ke-8 di Kelurahan Rejowinangun, Rabu, 14 Mei 2025.

Peluncuran ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan layanan kepada warga, sekaligus mendukung Gerakan Nasional Tertib Administrasi Kependudukan.

Mesin ADM tersebut diresmikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, bersama Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki. Pengadaan mesin ini merupakan hasil sinergi bersama pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari CV Pratama Inti Sejahtera.

“Dengan keberadaan mesin ADM di Kelurahan Rejowinangun, kami berharap masyarakat, khususnya di wilayah Yogyakarta Timur dan Kemantren Kotagede, dapat lebih mudah mencetak dokumen administrasi kependudukan secara mandiri,” jelas Septi Sri Rejeki.

Saat ini, delapan mesin ADM telah tersebar di berbagai wilayah Kota Yogyakarta — utara, selatan, barat, dan tengah kota.

Rejowinangun dipilih sebagai lokasi peluncuran terbaru karena dinilai strategis, memiliki ruang layanan yang representatif, serta mencatat tingkat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di wilayah Kemantren Kotagede.

Septi juga menyampaikan apresiasinya kepada CV Pratama Inti Sejahtera atas dukungan CSR yang diberikan. “Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan mesin ADM ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Apresiasi untuk Kelurahan Tertib Adminduk

Dalam kesempatan yang sama, Dindukcapil Kota Yogyakarta juga mengumumkan pemenang Lomba Tertib Administrasi Kependudukan yang diikuti 45 kelurahan.

Ajang ini menjadi bagian dari upaya mendukung Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 470/837/SJ dan Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 19 Tahun 2023.

Kelurahan Warungboto berhasil meraih Juara 1, disusul Kelurahan Ngupasan (Juara 2) dan Kelurahan Gunungketur (Juara 3).

“Lomba ini bertujuan mempersiapkan kelurahan yang paling tertib adminduk sebagai perwakilan Kota Yogyakarta dalam GISA Award di tingkat provinsi,” ungkap Septi.

Asisten Administrasi Umum, Dedi Budiono, turut memberikan apresiasi terhadap inovasi Dindukcapil. Menurutnya, administrasi kependudukan yang tertib menjadi kunci utama dalam pelayanan publik yang inklusif dan tepat sasaran.

“Dengan adminduk yang tertib, hak-hak warga seperti bantuan sosial, BPJS, dan Dana BOS bisa diterima secara akurat karena basis datanya jelas,” tegas Dedi.

Harapan dan Antusiasme dari Wilayah

Antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh masyarakat Rejowinangun. Lurah setempat, Handani Bagus Setyarso, menyambut baik kehadiran mesin ADM sebagai solusi nyata bagi warga yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke balai kota atau kemantren lain.

“Dengan mesin ini, masyarakat tidak perlu repot lagi mengurus dokumen penting. Ini menjadi bentuk layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Handani.

Ia juga berharap kehadiran ADM bisa meningkatkan kesadaran warga untuk mengurus dokumen kependudukan secara mandiri, serta memperkuat kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.

“Dari 45 kelurahan di Yogyakarta, baru 8 yang memiliki mesin ADM. Kami bangga Rejowinangun menjadi salah satunya, dan kami siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (el)